oleh

Politik Identitas Muncul Jelang Pemilu 2019

Citrust.id – Luas Kota Cirebon 37 km2. Penduduknya terdiri dari berbagai suku, agama dan budaya. Keberagaman dan kebersamaan yang ada di Kota Cirebon harus dijaga.

Demikian dikatakan Wakil Wali Kota Cirebon, Eti Herawati, saat menghadiri Dialog Kebangsaan di Stasiun Kejaksan, Kota Cirebon, Selasa (19/2/2019).

Eti mengatakan, Pemerintah Daerah Kota Cirebon bersama masyarakat bahu-membahu menjaga keamanan. Apalagi menjelang Pemilu 2019.

“Pemilu 2019 jangan menjadikan kita terpecah-belah. Kebersamaan yang selama ini sudah terjalin dengan baik harus terus dijaga dan dipelihara,” ujarnya.

Sementara Ketua Gerakan Suluh Kebangsaan, Mahfud MD, mengungkapkan, saat ini terjadi perpecahan antarikatan primordial dan munculnya politik identitas.

“Pemilu malah jadi ajang bermusuhan, bukan untuk mencari pemimpin baru,” ungkap Mahfud.

Karena itu, lanjut Mahfud, dialog tersebut dilaksanakan untuk meredakan ketegangan yang terjadi di masyarakat saat ini.

“Memang baru gejala, belum penyakit. Karena itu kami muncul agar hal itu tidak menjadi penyakit bagi bangsa ini,” ungkap Mahfud. /haris

BACA JUGA:   Napi Lapas Kuningan Catut Nama Menteri Luar Negeri

Komentar

News Feed