SMPN 1 Leuwimunding, Sekolah Pertama di Majalengka Penerima Banpres

  • Bagikan
SMPN 1 Leuwimunding, Sekolah Pertama di Majalengka Penerima Banpres
SMPN 1 Leuwimunding, sekolah pertama di Majalengka penerima Banpres. (ist)

Citrust.id – Bupati Majalengka Eman Suherman meresmikan penggunaan gedung baru SMPN 1 Leuwimunding, Senin (13/7/2026). Sekolah tersebut menjadi satuan pendidikan pertama di Kabupaten Majalengka yang menerima bantuan pembangunan melalui Program Bantuan Presiden (Banpres) Tahun Anggaran 2026, dengan nilai anggaran mencapai Rp1,1 miliar untuk pembangunan tujuh ruang kelas.

Peresmian yang turut dihadiri Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Majalengka itu menjadi langkah awal pemerintah dalam meningkatkan kualitas sarana dan prasarana pendidikan melalui dukungan langsung dari pemerintah pusat.

Dalam sambutannya, Bupati Eman Suherman mengungkapkan rasa syukur atas perhatian Presiden terhadap dunia pendidikan di Kabupaten Majalengka.

“Syukur alhamdulillah, hari ini saya bisa hadir langsung meresmikan penggunaan bangunan sekolah baru dari program Bapak Presiden melalui Bantuan Presiden. Ini merupakan sekolah pertama yang terealisasi dari program Banpres di Kabupaten Majalengka,” ujar Eman.

Ia menjelaskan, meskipun terdapat sejumlah sekolah lain yang telah diusulkan menerima bantuan serupa, pelaksanaannya dilakukan secara bertahap sehingga SMPN 1 Leuwimunding menjadi yang pertama selesai dibangun.

Bupati juga mengapresiasi pelaksanaan pembangunan yang dilakukan secara swakelola dengan melibatkan kepala sekolah, komite sekolah, dan masyarakat sekitar. Menurutnya, hasil pembangunan menunjukkan kualitas yang baik dan layak digunakan sebagai tempat belajar.

“Berdasarkan laporan yang kami terima, program ini dilaksanakan secara swakelola. Setelah kami lihat langsung, hasil bangunannya sangat bagus, kokoh, dan kualitas konstruksinya juga sangat baik,” katanya.

Meski demikian, Eman mengingatkan bahwa tantangan sesungguhnya bukan hanya membangun, melainkan menjaga dan merawat fasilitas yang telah tersedia agar tetap nyaman digunakan dalam jangka panjang.

“Saya titip kepada kepala sekolah dan ketua komite agar bangunan ini benar-benar dirawat. Membangun itu lebih mudah, tetapi merawat membutuhkan komitmen dan konsistensi. Kalau ada yang kotor segera dibersihkan, jika ada sarang laba-laba segera dibersihkan supaya sekolah tetap nyaman,” tegasnya.

BACA JUGA:  Kematian akibat Covid-19 Tinggi, Pemkab Majalengka Perpanjang PPKM

Menurut Eman, lingkungan sekolah yang bersih dan terawat akan menciptakan suasana belajar yang lebih nyaman sehingga mampu meningkatkan semangat belajar siswa sekaligus memotivasi guru dalam menjalankan proses pembelajaran.

Selain itu, ia juga menginstruksikan Dinas Pendidikan untuk terus mengawasi kedisiplinan tenaga pendidik sejak awal pemanfaatan gedung baru. Ia menegaskan aturan pemberian sanksi, mulai dari surat peringatan hingga sanksi yang lebih berat, tetap diberlakukan bagi guru yang melanggar ketentuan disiplin.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Majalengka, H. Muhamad Umar Ma’ruf, mengatakan Program Bantuan Presiden tahap awal di Kabupaten Majalengka menyasar empat sekolah, terdiri atas dua sekolah dasar dan dua sekolah menengah pertama.

“Khusus SMPN 1 Leuwimunding, bantuan yang diberikan mencapai Rp1,1 miliar untuk pembangunan tujuh ruang kelas. Adapun tiga sekolah lainnya berada di Kecamatan Maja, Dawuan, dan Majalengka,” ujarnya.

Di sisi lain, Kepala SMPN 1 Leuwimunding, Warya, M.Pd., menyampaikan terima kasih kepada pemerintah pusat dan Pemerintah Kabupaten Majalengka atas terealisasinya bantuan tersebut.

“Kami mengucapkan terima kasih sebesar-besarnya atas bantuan ini. Bangunan yang representatif ini sudah lama kami nantikan demi kenyamanan peserta didik. Kami berkomitmen merawat seluruh sarana dan prasarana ini serta menjadikannya sebagai pemacu peningkatan mutu pendidikan di SMPN 1 Leuwimunding,” kata Warya.

Peresmian gedung baru ditutup dengan prosesi pengguntingan pita yang dilanjutkan peninjauan langsung ke bangunan sekolah oleh Bupati Majalengka bersama jajaran pemerintah daerah. (Haris)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *