Literasi Keuangan Digenjot, OJK dan Pemkab Majalengka Perluas Akses KUR

  • Bagikan
Literasi Keuangan Digenjot, OJK dan Pemkab Majalengka Perluas Akses KUR
Literasi keuangan digenjot, OJK dan Pemkab Majalengka perluas akses KUR. (Ist.)

Citrust.id – Pemerintah Kabupaten Majalengka terus memperkuat sinergi dengan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Cirebon guna meningkatkan literasi dan inklusi keuangan masyarakat, khususnya bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), Aparatur Sipil Negara (ASN), serta masyarakat di tingkat desa.

Kepala OJK Cirebon Agus Muntholib menegaskan, kolaborasi antara OJK dan pemerintah daerah menjadi kunci dalam membangun ekosistem keuangan yang sehat, inklusif, dan berkelanjutan.

Menurut dia, Kabupaten Majalengka memiliki potensi ekonomi yang besar yang perlu diimbangi dengan pemahaman masyarakat terhadap produk dan layanan jasa keuangan yang legal serta aman.

“Majalengka memiliki potensi ekonomi yang kuat. Karena itu, literasi dan inklusi keuangan harus terus ditingkatkan agar masyarakat mampu memanfaatkan layanan keuangan secara optimal dan terhindar dari risiko investasi ilegal maupun pinjaman online tidak berizin,” ujar Agus saat beraudiensi dengan Bupati Majalengka dan pimpinan perbankan di Pendopo Gedung Negara, Majalengka.

Agus menjelaskan, pertemuan yang melibatkan seluruh pimpinan lembaga jasa keuangan di wilayah Kabupaten Majalengka tersebut bertujuan memperkuat sinergi, kolaborasi, dan kerja sama dalam memperluas penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) kepada pelaku UMKM.

“OJK berkomitmen untuk terus mendorong peningkatan literasi dan inklusi keuangan di daerah. Melalui sinergi dengan pemerintah daerah, kami berharap masyarakat semakin cerdas dalam mengelola keuangan dan terlindungi dari praktik keuangan yang merugikan,” kata Agus.

Berdasarkan data OJK, penyaluran KUR di Kabupaten Majalengka saat ini berada di peringkat ke-19 dari 27 kabupaten/kota di Jawa Barat.

Capaian tersebut dinilai menjadi tantangan sekaligus peluang untuk terus ditingkatkan melalui kolaborasi lintas sektor.

Sementara itu, Bupati Majalengka Eman Suherman, menyambut baik dukungan dan peran aktif OJK Cirebon dalam mendorong penguatan sektor keuangan daerah.

BACA JUGA:  Tanah Longsor Tutup Akses Cijurey-Kulur Majalengka

Ia menilai, peningkatan literasi keuangan memiliki peran strategis dalam menopang pertumbuhan ekonomi, terutama dalam pengembangan UMKM dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.

“Kami mengapresiasi OJK Cirebon atas pendampingan dan edukasi yang diberikan. Pemerintah Kabupaten Majalengka siap bersinergi dan mendukung program-program OJK agar masyarakat semakin paham, cerdas, dan bijak dalam memanfaatkan layanan keuangan,” ujar Eman.

Eman menambahkan, kolaborasi tersebut sejalan dengan komitmen Pemkab Majalengka dalam memperkuat ekonomi kerakyatan dan mendorong UMKM agar semakin berdaya saing.

Saat ini, tercatat sekitar 74.600 pelaku KUR di Majalengka yang bergerak di sektor UMKM, fesyen, serta berbagai bidang usaha lainnya.

Jumlah tersebut mencerminkan potensi ekonomi rakyat yang terus tumbuh, namun masih memerlukan dukungan akses permodalan yang lebih luas dan inklusif.

Ke depan, Pemkab Majalengka bersama OJK Cirebon berkomitmen memperluas program edukasi keuangan hingga ke tingkat kecamatan dan desa guna mewujudkan masyarakat Majalengka yang inklusif secara finansial serta terlindungi dalam sektor jasa keuangan. (Abduh)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *