oleh

BPJS Kesehatan Dorong Kepesertaan BUMN 100 Persen

Cirebontrust.com – Sejalan dengan visi mencapai Universal Health Coverages/Kepesertaan Semesta di tahun 2019, BPJS Kesehatan terus melakukan berbagai upaya, salah satunya melalui kegiatan Bincang JKN-KIS Gathering Badan Usaha Milik Negara (BUMN).

Kegiatan tersebut dihadiri Menteri BUMN RI, Rini Soemarno dan beberapa narasumber lain seperti Direktur BUMN, RS BUMN, Asuransi Kesehatan Tambahan, dan lain-lain.

Kegiatan itu mendapat dukungan penuh dari Menteri BUMN sebagai wujud komitmen Badan Usaha Milik negara (BUMN) untuk mendaftarkan 100 persen atau seluruh pegawai dan keluarganya dalam Program Jaminan Kesehatan Nasional – Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS),

Direktur Utama BPJS Kesehatan ,Fachmi Idris, menjelaskan, upaya itu dilakukan dalam rangka percepatan rekrutmen kepesertaan program JKN-KIS yang dikelola oleh BPJS Kesehatan.

Khususnya untuk peserta segmen Pekerja Penerima Upah (PPU). Peran Badan Usaha khususnya BUMN sangat besar dalam mendukung kegotong-royongan dalam program ini.

BUMN diharapkan menjadi role model atau motor penggerak khususnya dalam keberlangsungan program JKN-KIS yang merupakan salah satu Program Prioritas Pemerintah Kabinet Jokowi-JK.

Dikatakan Fachmi, JKN-KIS merupakan program negara yang harus mendapat dukungan dari berbagai pihak. BUMN sebagai badan usaha milik negara juga diharapkan dapat memberi contoh kepada badan usaha lain dalam hal partisipasi kepesertaan JKN-KIS.

Mengingat program ini memiliki prinsip gotong royong maka keikutsertaan setiap warga negara adalah wajib. Setiap warga negara memiliki kesetaraan dalam memperoleh jaminan kesehatan, pegawai BUMN juga merupakan bagian dari penduduk Indonesia.

Sampai dengan 17 Maret 2017, jumlah peserta JKN-KIS sudah mencapai 175 juta jiwa dari berbagai segmen kepesertaan. Artinya, lebih kurang 70 persen penduduk Indonesia telah menjadi peserta JKN-KIS. Dari jumlah tersebut, hampir 25 juta peserta beserta keluarganya merupakan pekerja yang didaftarkan oleh pemberi kerjanya.

Hingga saat ini, 25 juta peserta pekerja Badan Usaha, baik dari BUMN, BUMD, dan Badan Usaha Swasta (beserta keluarga) telah dilindungi dalam jaminan kesehatan yang komprehensif melalui program JKN-KIS.

Kami berharap kesadaran bergotong-royong ini dapat kita tingkatkan sehingga pekerja yang belum menjadi peserta JKN-KIS dapat segera didaftarkan untuk mendapatkan perlindungan kesehatan dalam program ini, ujar Fachmi, Rabu (22/03).

Fachmi Idris juga mengharapkan dukungan dari Kementerian BUMN dalam upaya mendorong kepesertaan 100 persen bagi pegawai BUMN beserta anggota keluarga.

Sampai dengan saat ini, 144 BUMN telah terdaftar sebagai peserta JKN-KIS, dengan total jumlah peserta bersama anggota keluarganya sebanyak 1.248.578 jiwa (491.224  adalah pekerja BUMN). Terdapat 50 BUMN yang sudah mendaftarkan 100% karyawan dan keluarganya. (Haris)

Komentar

News Feed