Lovanya, Korban Selamat Gronggong yang Tetap Diperjuangkan Masa Depannya

Citrust.id – Pemerintah Kota Cirebon menegaskan komitmennya untuk mendampingi Lovanya Evelyn Kautsar, siswi berprestasi yang menjadi korban selamat dalam kecelakaan maut truk di kawasan Gronggong, Jalan Raya Cirebon–Kuningan, Desa Ciperna, Kecamatan Talun, Kabupaten Cirebon, Senin (13/7/2026). Pendampingan tersebut mencakup proses pemulihan fisik, psikologis, hingga keberlanjutan pendidikan Lovanya agar cita-citanya tetap dapat diraih.

Tragedi tersebut merenggut nyawa ayah, ibu, dan adik Lovanya. Selain kehilangan keluarga tercinta, siswi berprestasi itu juga harus menjalani amputasi kaki kanan akibat cedera berat yang dideritanya.

Sebagai bentuk kepedulian, Bunda Forum Anak Kota Cirebon, Noviyanti Edo, mengunjungi Lovanya di RSD Gunung Jati Cirebon, Rabu (15/7/2026). Kunjungan itu dilakukan untuk memberikan dukungan moril sekaligus memastikan pemerintah hadir selama proses pemulihan korban.

Suasana haru menyelimuti ruang perawatan saat Noviyanti melihat langsung kondisi Lovanya. Menurutnya, musibah yang dialami siswi tersebut menjadi perhatian serius yang membutuhkan dukungan berbagai pihak.

“Saya turut berduka sedalam-dalamnya atas musibah yang dialami Lovanya. Tidak mudah menerima kenyataan bahwa dalam satu peristiwa ia kehilangan kedua orang tua, adik, sekaligus harus kehilangan salah satu kakinya. Sebagai Bunda Forum Anak Kota Cirebon, saya tidak bisa tinggal diam. Saya akan koordinasi dengan Bapak Wali Kota agar kebutuhan Lovanya, baik selama masa pemulihan maupun untuk keberlangsungan masa depannya, dapat terus didampingi,” ujar Noviyanti.

Ia menegaskan, kehadiran pemerintah tidak hanya sebatas memberikan empati, tetapi juga memastikan seluruh hak anak tetap terpenuhi. Terlebih, Lovanya dikenal sebagai pelajar yang memiliki prestasi akademik membanggakan.

“Lovanya adalah anak yang cerdas dan berprestasi. Anak-anak seperti inilah yang harus kita jaga dan kita dukung. Semangatnya tidak boleh berhenti hanya karena musibah ini. Kita ingin ia tetap memiliki harapan, kesempatan belajar, dan masa depan yang baik. Ini juga menjadi bagian dari komitmen Kota Cirebon dalam mewujudkan Kota Layak Anak,” tambahnya.

BACA JUGA:  Gelar GPM, Pemkot Cirebon Redam Lonjakan Harga Pangan Jelang Nataru

Komitmen tersebut diperkuat oleh Dinas Pendidikan Kota Cirebon. Kepala Bidang Kurikulum dan Tenaga Kependidikan Dinas Pendidikan Kota Cirebon, Ade Cahyaningsih, memastikan pemerintah akan memberikan dukungan penuh agar pendidikan Lovanya tetap berjalan.

Menurut Ade, arahan pimpinan sudah jelas bahwa proses pendidikan Lovanya tidak boleh terhambat oleh musibah yang dialaminya.

“Pemerintah Kota Cirebon akan memastikan hak pendidikan Lovanya tetap terpenuhi. Ia akan tetap mendapatkan layanan pendidikan, memperoleh ijazah, serta difasilitasi melalui skema pembelajaran yang disesuaikan dengan kondisi kesehatannya. Kami juga akan mendampingi proses penentuan sekolah lanjutan dengan mempertimbangkan ketentuan yang berlaku sekaligus keinginan terbaik bagi Lovanya,” ungkap Ade.

Ade menambahkan, Dinas Pendidikan akan terus berkoordinasi dengan keluarga, sekolah asal, dan berbagai pihak terkait untuk menentukan langkah terbaik. Koordinasi lintas daerah juga akan dilakukan apabila diperlukan dalam proses penempatan sekolah lanjutan.

Melalui langkah tersebut, Pemerintah Kota Cirebon kembali menegaskan komitmennya untuk terus mendampingi Lovanya, tidak hanya selama proses pemulihan fisik dan psikologis, tetapi juga memastikan hak pendidikan serta masa depannya tetap terjaga. Dukungan lintas sektor diharapkan menjadi kekuatan bagi Lovanya untuk bangkit dan kembali menatap masa depan dengan penuh optimisme. (Haris)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *