Wali Kota Cirebon Pastikan Mutasi Jabatan Berbasis Kinerja dan Integritas

  • Bagikan
Wali Kota Cirebon Pastikan Mutasi Jabatan Berbasis Kinerja dan Integritas
Wali Kota Cirebon pastikan mutasi jabatan berbasis kinerja dan integritas. (ist)

Citrust.id – Estafet kepemimpinan di Kota Cirebon memasuki babak baru setelah pemerintah daerah melakukan perombakan besar-besaran terhadap struktur birokrasi.

Sebanyak 80 pejabat resmi diangkat, dipindahkan, dan dikukuhkan dalam satu rangkaian pelantikan, termasuk penunjukan Iing Daiman sebagai Sekretaris Daerah (Sekda) yang baru.

Wali Kota Cirebon, Effendi Edo, menegaskan, langkah ini bukan sekadar formalitas administratif, melainkan bagian dari strategi penyegaran organisasi untuk memastikan pelayanan publik berjalan optimal dan tepat sasaran.

“Sebagai organisasi pemerintah, tanggung jawab kita sangat besar. Setiap posisi harus diisi oleh sosok yang tepat dengan kualifikasi yang relevan. Ini adalah kunci agar target pembangunan daerah bisa tercapai secara terukur dan nyata,” ujarnya.

Edo juga menekankan, seluruh proses penempatan jabatan dilakukan berdasarkan sistem merit. Ia memastikan tidak ada unsur subjektivitas dalam pengambilan keputusan.

“Saya perlu menegaskan, keputusan ini tidak didasarkan pada preferensi pribadi. Semuanya melalui evaluasi objektif atas kompetensi, kinerja, dan integritas. Kami berkomitmen menjaga profesionalisme birokrasi agar terhindar dari praktik-praktik yang tidak relevan dengan kebutuhan organisasi,” katanya.

Dalam arahannya, Effendi Edo menitipkan tiga pesan utama kepada para pejabat yang dilantik, yakni percepatan adaptasi berbasis data, penguatan kolaborasi lintas perangkat daerah untuk menghapus ego sektoral, serta menjaga integritas di tengah pengawasan publik yang semakin ketat.

Khusus kepada Sekda yang baru, Effendi memberikan penekanan peran strategis sebagai koordinator birokrasi.

“Sekda punya tanggung jawab besar sebagai dirigen birokrasi. Pastikan seluruh perangkat daerah berjalan dalam satu visi, efisien dalam anggaran, dan tegas dalam memimpin jalannya roda birokrasi,” tuturnya.

Usai pelantikan, Iing Daiman menyampaikan rasa syukur sekaligus komitmennya dalam menjalankan amanah tersebut. Ia menilai jabatan Sekda bukan hanya posisi strategis, tetapi juga tanggung jawab besar kepada pimpinan dan masyarakat.

BACA JUGA:  Jadi Viral, Ikrar Syahadat Mualaf di Masjid At-Taqwa Curi Perhatian Netizen

“Saya sangat bersyukur atas rida Allah SWT dan kepercayaan dari Pak Wali serta Bu Wakil. Sebagai staf, tugas utama saya adalah memastikan visi misi pimpinan tercapai. Namun, pemerintah tidak bisa berjalan sendiri. Saya mengajak seluruh elemen, termasuk rekan-rekan jurnalis, untuk bersinergi dan berkolaborasi,” ungkapnya.

Iing juga memaparkan tiga fokus utama yang akan menjadi prioritas kerjanya ke depan, yakni penguatan kelembagaan, peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) Aparatur Sipil Negara (ASN), serta menjaga stabilitas keuangan daerah. Menurut dia, keterbatasan jumlah ASN tidak boleh menjadi alasan turunnya kinerja.

“Kita tidak bisa hanya mengeluh soal keterbatasan jumlah ASN. Pilihannya adalah terus meningkatkan kinerja seperti yang ditekankan Pak Wali Kota,” jelasnya.

Terkait kondisi fiskal, Iing mengakui adanya tantangan dalam dua tahun terakhir yang menuntut pemerintah daerah untuk lebih kreatif dan inovatif dalam menggali Pendapatan Asli Daerah (PAD) serta mencari alternatif pembiayaan pembangunan.

“Dengan skema kreatif dan inovatif, kita berharap dapat mengakselerasi pembangunan yang telah direncanakan, demi kesejahteraan masyarakat Kota Cirebon yang lebih baik,” pungkasnya. (Haris)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *