Citrust.id – Transformasi digital BPJS Kesehatan terus dikembangkan untuk mempermudah peserta Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) mengakses layanan. Penguatan sistem dan berbagai kanal pelayanan tersebut dilakukan agar kebutuhan administrasi peserta dapat dilayani secara lebih cepat, praktis, dan sesuai kebutuhan, termasuk di BPJS Kesehatan Cabang Cirebon.
Direktur Teknologi Informasi BPJS Kesehatan, Setiaji, memastikan penerapan berbagai sistem dan aplikasi di Kantor BPJS Kesehatan Cabang Cirebon berjalan optimal. Hal itu disampaikannya saat melakukan kunjungan ke kantor cabang tersebut pada Kamis (25/6/2026).
Setiaji mengatakan pemanfaatan teknologi dalam penyelenggaraan JKN tidak sebatas meningkatkan efisiensi pelayanan. Menurutnya, transformasi digital juga harus memberikan manfaat langsung kepada peserta melalui akses yang lebih cepat, akurat, dan berkualitas.
“Transformasi digital yang terus dikembangkan harus mampu memberikan manfaat nyata bagi peserta. Pemanfaatan teknologi tidak hanya bertujuan meningkatkan efisiensi proses pelayanan, tetapi juga memastikan masyarakat memperoleh akses yang lebih cepat, akurat, dan berkualitas,” ujar Setiaji, Kamis (25/6).
Untuk memenuhi kebutuhan peserta dengan kondisi yang berbeda-beda, BPJS Kesehatan menyediakan layanan melalui sejumlah kanal yang terhubung dan saling melengkapi. Peserta yang membutuhkan pelayanan secara langsung dapat mendatangi kantor cabang, Mal Pelayanan Publik (MPP), maupun BPJS Kesehatan Keliling.
Di sisi lain, kebutuhan administrasi yang dapat diselesaikan tanpa tatap muka tersedia melalui sejumlah kanal digital. Peserta dapat memanfaatkan Pelayanan Administrasi melalui WhatsApp (PANDAWA), Aplikasi Mobile JKN, Care Center 165, Virtual Office Layanan Peserta (VIOLA), serta kanal digital lainnya.
“Melalui beragam kanal tersebut, peserta dapat memilih cara mengakses layanan yang paling sesuai dengan kebutuhannya. Harapannya, pelayanan JKN menjadi semakin cepat, efisien, dan dapat dijangkau dari mana saja,” ucap Setiaji.
BPJS Kesehatan juga akan terus menyempurnakan kanal pelayanan seiring perkembangan teknologi informasi dan kebutuhan masyarakat. Integrasi antarlayanan diharapkan membuat proses yang diakses peserta menjadi lebih sederhana dan responsif tanpa mengurangi kualitas pelayanan.
Manfaat layanan digital tersebut turut dirasakan peserta JKN, Delia Sefiyani. Ia mengatakan Aplikasi Mobile JKN kini menjadi salah satu pilihan utamanya untuk memenuhi sejumlah kebutuhan administrasi kepesertaan.
Melalui aplikasi tersebut, Delia dapat melakukan berbagai kebutuhan, mulai dari memeriksa status kepesertaan, mengubah Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP), hingga mendapatkan informasi mengenai Program JKN.
Meski terbiasa menggunakan layanan digital, Delia tetap mendatangi Kantor BPJS Kesehatan Cabang Cirebon untuk menyelesaikan rekonsiliasi iuran anggota keluarganya yang membutuhkan penanganan secara langsung.
Menurut Delia, keberadaan layanan tatap muka dan kanal digital memberikan pilihan kepada peserta untuk menentukan cara pelayanan berdasarkan kebutuhannya. Urusan yang dapat diselesaikan melalui aplikasi tidak perlu dilakukan dengan datang ke kantor.
“Menurut saya, layanan BPJS Kesehatan sekarang semakin praktis karena bisa menyesuaikan dengan kebutuhan. Kalau bisa dilakukan secara digital saya cukup menggunakan Mobile JKN, sehingga lebih menghemat waktu dan tenaga,” ucap Delia. (Haris)







