Penggantian Rel KAI Daop 3 Cirebon Capai 54,21 Persen

Penggantian Rel KAI Daop 3 Cirebon Capai 54,21 Persen
Penggantian rel KAI Daop 3 Cirebon capai 54,21 persen. (ist)

Citrust.id – KAI Daop 3 Cirebon mencatat penggantian rel sepanjang 16.725 meter dari target 30.850 meter atau telah mencapai 54,21 persen. Pekerjaan yang dilakukan secara bertahap ini menjadi bagian dari pemeliharaan prasarana untuk menjaga keandalan jalur, keselamatan, dan kelancaran perjalanan kereta api.

Selain progres penggantian rel, penyebaran rel dalam program tersebut telah mencapai 100 persen dari target 30.850 meter. Pelaksanaan pekerjaan disesuaikan dengan kondisi jalur dan kebutuhan prasarana yang ditemukan di lapangan.

Manager Humas KAI Daop 3 Cirebon Muhibbuddin mengatakan pemeliharaan rel dilakukan secara berkelanjutan dengan memperhatikan kondisi prasarana serta standar mutu dan keselamatan.

“Penggantian rel merupakan bagian dari upaya KAI dalam menjaga keandalan jalur. Pekerjaan ini dilakukan secara bertahap dengan mempertimbangkan kondisi prasarana, kebutuhan di lapangan, serta aspek mutu dan keselamatan,” ujar Muhib.

Dalam pengerjaannya, KAI Daop 3 Cirebon juga menerapkan metode flash butt welding untuk menyambungkan dua ujung rel. Proses tersebut dilakukan dengan pemanasan dan pemberian tekanan sehingga menghasilkan sambungan rel yang kuat dan presisi.

Penggunaan metode pengelasan tersebut menjadi salah satu bagian penting dalam menjaga kualitas konstruksi jalan rel. Sambungan yang kuat dan presisi diharapkan mendukung keandalan jalur sekaligus kelancaran operasional kereta api.

Muhibbuddin menegaskan bahwa capaian panjang rel yang telah diganti bukan satu-satunya aspek yang menjadi perhatian. Kualitas proses pengerjaan dan metode yang digunakan juga harus memenuhi standar yang telah ditetapkan.

“Dalam pekerjaan penggantian rel, kami tidak hanya mengejar panjang rel yang berhasil diganti, tetapi juga memastikan proses dan metode yang digunakan memenuhi standar. Salah satunya melalui pengelasan flash butt untuk mendapatkan kualitas sambungan rel yang baik dan presisi,” jelas Muhib.

BACA JUGA:  KAI Daop 3 Cirebon Siapkan Masker untuk Antisipasi Abu Vulkanik

Menurut dia, kondisi prasarana yang andal memiliki peran penting dalam mendukung perjalanan kereta api agar berlangsung aman dan lancar. Karena itu, pekerjaan pemeliharaan tetap dilaksanakan dengan mengedepankan standar teknis, mutu pekerjaan, serta keselamatan.

“Setiap pekerjaan prasarana memiliki standar dan prosedur yang harus dipenuhi. Kami memastikan seluruh tahapan pekerjaan berjalan sesuai ketentuan agar hasilnya dapat memberikan manfaat nyata terhadap keandalan jalur dan keselamatan perjalanan kereta api,” tutup Muhib. (Haris)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *