Lula Kamal Tekankan Kolaborasi BPJS Kesehatan dengan Rumah Sakit

Lula Kamal Tekankan Kolaborasi BPJS Kesehatan dengan Rumah Sakit
Lula Kamal tekankan kolaborasi BPJS Kesehatan dengan rumah sakit. (ist)

Citrust.id – Anggota Dewan Pengawas BPJS Kesehatan, Lula Kamal, menekankan pentingnya penguatan sinergi antara BPJS Kesehatan dan fasilitas kesehatan (faskes) untuk menjaga kualitas layanan peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN). Hal itu disampaikannya saat mengunjungi Rumah Sakit Ibu dan Anak (RSIA) Cahaya Bunda Kota Cirebon, Jumat (19/6/2026).

Menurut Lula, koordinasi yang berjalan baik antara penyelenggara program JKN dan fasilitas kesehatan dibutuhkan agar peserta mendapatkan pelayanan yang bermutu, mudah diakses, serta sesuai dengan kebutuhan medis.

Ia juga menilai penerapan kendali mutu dan kendali biaya tidak dapat dilepaskan dari kerja sama yang solid antara BPJS Kesehatan dan faskes. Kesamaan pemahaman terhadap penyelenggaraan layanan kesehatan dinilai penting agar manfaat program dapat dirasakan secara optimal oleh peserta.

“Sinergi yang terjalin antara BPJS Kesehatan dan rumah sakit memiliki peran penting dalam memastikan layanan kesehatan bagi peserta JKN dapat berjalan dengan baik dan berkesinambungan,” lanjut Lula saat berkunjung ke Rumah Sakit Ibu dan Anak (RSIA) Cahaya Bunda Kota Cirebon, Jumat (19/06).

Lula mengatakan, kerja sama yang sudah berjalan tetap perlu diperkuat. Selain koordinasi, kepatuhan terhadap regulasi juga harus menjadi perhatian dalam penyelenggaraan layanan bagi peserta JKN.

Menurutnya, penguatan kedua aspek tersebut diperlukan agar pelaksanaan pelayanan kesehatan tetap sesuai ketentuan sekaligus mampu menjangkau kebutuhan masyarakat secara lebih luas.

“Pada akhirnya, tujuan kita sama, yaitu memberikan manfaat terbaik bagi peserta JKN. Melalui kerja sama yang baik antara BPJS Kesehatan dan faskes, diharapkan peserta dapat memperoleh layanan kesehatan yang mudah diakses, tepat, dan sesuai kebutuhan medisnya,” ujar Lula.

Sementara itu, pemilik RSIA Kota Cirebon, Adi Nugraha, menyampaikan bahwa pihak rumah sakit terus melakukan peningkatan kapasitas dan kualitas pelayanan untuk menyesuaikan dengan kebutuhan masyarakat.

BACA JUGA:  Persalinan Ditanggung BPJS Kesehatan, Begini Prosedur dan Syaratnya

Salah satu langkah yang disiapkan adalah pengembangan kapasitas rumah sakit. Rencana tersebut diharapkan dapat memperluas cakupan pelayanan bagi peserta JKN di Kota Cirebon sekaligus memudahkan masyarakat memperoleh layanan kesehatan.

Adi mengatakan, pihaknya juga terus melakukan koordinasi dengan BPJS Kesehatan dan dinas kesehatan dalam proses pengembangan layanan. Koordinasi tersebut dilakukan agar setiap pengembangan tetap berjalan sesuai dengan regulasi yang berlaku.

“Kami juga terus berkoordinasi dengan BPJS Kesehatan dan dinas kesehatan agar pengembangan layanan yang dilakukan tetap sesuai dengan regulasi yang ada. Dukungan dan sinergi yang telah terjalin selama ini sangat membantu kami dalam memberikan pelayanan terbaik bagi peserta JKN. Tentu ini menjadi kolaborasi yang baik untuk selalu mendukung Program JKN,” tutupnya. (Haris)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *