Citrust.id – Anggota Komisi IX DPR RI, Zainul Munasichin, mengajak masyarakat untuk aktif memberikan masukan serta melakukan pengawasan terhadap pelaksanaan program pemenuhan gizi bagi anak yang tengah dijalankan pemerintah. Ajakan tersebut disampaikan saat kegiatan sosialisasi yang digelar di Kecamatan Citantayan, Senin (9/3).
Kegiatan sosialisasi tersebut melibatkan berbagai unsur masyarakat dan menjadi ruang dialog antara pemerintah, pemangku kepentingan, serta warga. Dalam forum tersebut, masyarakat diberikan pemahaman mengenai tujuan, manfaat, serta mekanisme pelaksanaan program pemenuhan gizi bagi anak di daerah.
Zainul mengatakan, kegiatan sosialisasi penting dilakukan agar masyarakat memperoleh informasi yang jelas mengenai pelaksanaan program sekaligus memahami peran yang dapat dilakukan warga dalam mendukung keberhasilannya.
“Pada kesempatan ini saya sengaja datang lebih awal untuk mencoba menjawab beberapa persoalan yang mungkin sering Bapak dan Ibu temukan di lapangan, khususnya terkait pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis,” ujar Zainul.
Menurut dia, pemerintah berupaya mendorong peningkatan kualitas gizi masyarakat melalui berbagai program strategis. Namun, keberhasilan pelaksanaannya juga membutuhkan keterlibatan masyarakat, termasuk dalam memberikan masukan dan pengawasan.
Ia juga menanggapi berbagai kritik yang muncul di tengah masyarakat terkait pelaksanaan program tersebut. Menurutnya, kritik merupakan bagian dari proses pengawasan publik yang justru diperlukan agar pelaksanaan program berjalan dengan baik dan tepat sasaran.
“Bagi kami di Komisi IX DPR RI, kritik dari masyarakat merupakan hal yang wajar dan tidak menjadi masalah. Kritik tersebut justru merupakan bagian dari hak masyarakat untuk melakukan pengawasan terhadap program pemerintah,” katanya.
Zainul menambahkan, masyarakat tidak perlu ragu untuk menyampaikan laporan maupun masukan terkait pelaksanaan program. Namun, ia mengingatkan agar setiap laporan yang disampaikan disertai informasi yang jelas sehingga dapat ditindaklanjuti oleh pihak terkait.
“Tidak ada larangan bagi masyarakat untuk menyampaikan kritik, selama kritik tersebut disampaikan secara objektif, valid, dan dapat dipertanggungjawabkan. Masyarakat juga tidak perlu khawatir ketika menyampaikan laporan terkait pelaksanaan program,” ujarnya.
Melalui kegiatan sosialisasi tersebut, Zainul berharap masyarakat tidak hanya memahami manfaat program yang dijalankan pemerintah, tetapi juga berperan aktif dalam menjaga kualitas pelaksanaannya di lapangan.
Ia menilai kolaborasi antara pemerintah, lembaga legislatif, dan masyarakat menjadi kunci agar program pemenuhan gizi bagi anak dapat berjalan optimal serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat luas.













