Legislator Tekankan Pengawasan Program Pemenuhan Gizi bagi Warga

  • Bagikan

Citrust.id – Program pemenuhan gizi bagi masyarakat terus mendapatkan dukungan dari berbagai pihak, termasuk dari kalangan legislatif. Dukungan tersebut disampaikan dalam kegiatan sosialisasi program pangan yang digelar bersama mitra kerja pemerintah di Saung Soreang, Pamekaran, Kabupaten Bandung, Rabu (4/3).

Kegiatan tersebut dihadiri Anggota Komisi IV DPR RI Rajiv, Kepala KPPG Cirebon Yulian Septa Pratama, Kepala Desa Panyirapan Dadang Sihabudin Latip, serta sejumlah tokoh agama, tokoh masyarakat, dan peserta undangan lainnya.

Dalam kesempatan itu, Rajiv menyatakan dukungannya terhadap program pemenuhan gizi yang digagas pemerintah. Menurut dia, program tersebut merupakan bentuk komitmen negara dalam memastikan masyarakat memperoleh asupan gizi yang layak, terutama bagi kelompok rentan seperti anak-anak, lanjut usia, serta ibu hamil.

“Pemenuhan gizi yang baik adalah hak setiap warga negara. Program ini menjadi langkah nyata pemerintah untuk memastikan masyarakat, khususnya kelompok yang membutuhkan, mendapatkan asupan gizi yang layak,” ujar Rajiv.

Ia juga menekankan pentingnya pengawasan dalam pelaksanaan program tersebut agar berjalan sesuai dengan tujuan dan tepat sasaran. Rajiv mengingatkan agar anggaran yang dialokasikan benar-benar dimanfaatkan secara transparan dan akuntabel.

“Program baik ini harus terus kita kawal bersama. Masyarakat juga perlu ikut mengawasi agar program strategis ini tepat sasaran dan tidak terjadi penyalahgunaan anggaran yang telah dialokasikan,” tegasnya.
Rajiv turut mengimbau masyarakat agar tidak ragu melaporkan kepada pemerintah setempat apabila menemukan penyimpangan dalam pelaksanaan program di lapangan.

“Jika masyarakat melihat adanya dapur atau pelaksana yang tidak menjalankan program dengan baik, segera laporkan kepada lurah atau camat setempat agar dapat segera ditindaklanjuti dan dicarikan solusi,” katanya.

Selain pengawasan, Rajiv juga menyoroti pentingnya menjaga kualitas bahan makanan yang disalurkan kepada masyarakat. Ia menilai standar gizi dan mutu bahan pangan harus menjadi prioritas agar tujuan program untuk meningkatkan kualitas gizi masyarakat dapat tercapai.

BACA JUGA:  Hati-Hati Penipuan Berkedok Pemutihan Utang

“Pemerintah perlu memastikan bahan makanan yang disalurkan memenuhi standar gizi seimbang dan diberikan secara tepat sasaran. Evaluasi dan pengawasan yang ketat harus terus dilakukan,” pungkasnya.

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *