Citrust.id – Anggota Komisi IX Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) Mariana melaksanakan sosialisasi Program Makan Bergizi Gratis bersama mitra kerja Badan Gizi Nasional di Kantor Kecamatan Panyipatan, Kabupaten Tanah Laut, Kamis (26/2). Kegiatan tersebut dihadiri unsur pemerintah daerah, tenaga kesehatan, kepala sekolah, kepala desa, serta tokoh masyarakat setempat.
Dalam sambutannya, Mariana menegaskan program tersebut merupakan salah satu langkah strategis pemerintah untuk meningkatkan kualitas asupan masyarakat, terutama bagi peserta didik, ibu hamil, dan balita.
“Program ini sangat dinantikan masyarakat. Tujuannya bukan hanya memenuhi kebutuhan gizi, tetapi juga mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia sejak dini,” ujar Mariana.
Ia menjelaskan, di Kecamatan Panyipatan saat ini telah beroperasi satu dapur layanan, sementara satu dapur lainnya masih dalam tahap persiapan. Ia berharap seluruh fasilitas pendukung dapat segera difungsikan secara optimal agar manfaatnya dirasakan merata oleh masyarakat.
Sebagai program yang relatif baru, Mariana mengakui pelaksanaannya di lapangan masih menghadapi sejumlah tantangan. Meski demikian, ia memastikan pemerintah terus melakukan evaluasi dan pembenahan secara berkala.
“Karena ini program baru, tentu masih ada tantangan. Namun pemerintah berkomitmen melakukan evaluasi dan perbaikan agar pelaksanaannya semakin baik dan tepat sasaran,” tegasnya.
Mariana juga menekankan bahwa program tersebut tidak hanya berdampak pada peningkatan kualitas asupan anak, tetapi turut mendorong pertumbuhan ekonomi lokal. Kehadiran dapur layanan dinilai mampu menyerap tenaga kerja setempat, terutama ibu rumah tangga, sekaligus membuka peluang usaha bagi petani, peternak, dan pelaku usaha pangan sebagai pemasok bahan baku.
“Kehadiran dapur layanan mampu menyerap tenaga kerja lokal dan membuka peluang usaha bagi masyarakat. Jadi, manfaatnya tidak hanya dirasakan anak-anak, tetapi juga menggerakkan ekonomi daerah,” jelasnya.
Berdasarkan hasil kunjungan lapangan yang telah dilakukan, Mariana menyebut terdapat perubahan signifikan di sejumlah sekolah penerima manfaat. Konsentrasi belajar siswa meningkat, angka kehadiran bertambah, serta semangat belajar semakin baik.
“Dari berbagai kunjungan, terlihat dampak nyata di sekolah. Konsentrasi belajar meningkat dan kehadiran siswa bertambah. Ini membuktikan bahwa pemenuhan gizi memiliki peran penting dalam mendukung proses pendidikan,” ungkapnya.
Di akhir kegiatan, Mariana mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama mengawal pelaksanaan program tersebut agar berjalan efektif dan memberikan manfaat luas bagi warga Kabupaten Tanah Laut, Kalimantan Selatan.













