oleh

PPDB Tingkat SMP di Kota Cirebon, Disdik Prediksi Akan Banyak “Bangku Kosong”

Ilustrasi

CIREBON (CT) – Hegemoni Ujian Nasional (UN) hampir selesai, ketegangan siswa kemudian tak serta merta selesai begitu lulus. Masih ada hal lain setelah itu, yakni penerimaan peserta didik baru (PPDB).

Salah satu proses berpindahnya siswa ke jenjang sekolah yang lebih tinggi itu dikenal sarat akan motivasi, ambisi, kepentingan, hingga harapan. Namun, PPDB untuk sektor sekolah menengah pertama (SMP) di Kota Cirebon dipastikan sedikit berbeda dengan tahun sebelumnya.

Hal itu menyusul sedikitnya siswa sekolah dasar (SD) yang lulus, dan melanjutkan studi ke jenjang SMP. Data dari Dinas Pendidikan Kota Cirebon menjelaskan bahwa ada sekira 6.587 lulusan SD dari 134 sekolah negeri dan 17 sekolah swasta, yang akan mengisi daya tampung di SMP yang mencapai 19.977 kursi. Jumlah yang tak sepadan itu diprediksi akan “menyingkirkan” sekolah non-unggulan akibat sepinya peminat.

“Kemungkinan sekolah-sekolah non-unggulan akan sepi peminat. Kita akan berusaha lah untuk meratakan pendidikan di Kota Cirebon ini,” ujar Kepala Dinas Pendidikan Kota Cirebon, Wahyo.

Untuk itu, Kadisdik mengimbau kepada seluruh warga untuk melalu proses PPDB secara jujur dan adil. Mengingat, seperti sudah menjadi rahasia umum, bahwa proses PPDB selalu diselingi kecurangan demi kecurangan.

“PPDB kita kan jujur dan adil, jangan sampai mencoreng dunia pendidikan dengan hal tak baik,” tukas Wahyo. (Wilda)

BACA JUGA:   Ratusan Peserta Ikuti Lomba Lari Milangkala ke-53 AMS

Komentar

News Feed