oleh

Efek Samping Sulam Alis yang Jarang Diketahui

Ilustrasi

CIREBON (CT) – Kebanyakan dari mereka tidak tahu bahwa penerapan metode kecantikan instan seperti yang banyak dilakukan saat ini termasuk diantaranya sulam alis atau sulam bibir sangat berbahaya bagi kesehatan.

Pewarnaan alis seperti sulam alis dilakukan untuk memiliki alis sesuai keinginan baik warna atau bentuk secara permanen sehingga terlihat lebih indah dan menawan. Namun, metode kecantikan seperti itu sangat tidak dianjurkan karena dalam jangka panjang bisa merugikan kesehatan. Seperti terkena penyakit:

Resiko Granuloma
Pembentukan massa dalam jaringan yang ada di sekitar penanaman pigmen termasuk kemungkinan munculnya keloid ketika make up akan dihapus.

Resiko Terkena Penyakit Hepatitis C
Muncul penyakit hepatitis C dikemudian hari disebabkan penggunaan jarum yang tidak steril saat melakukan penanaman tinta ke dalam kulit

Pembekakan
Timbulnya pembekakan, radang, rasa nyeri dan rasa terbakar pada area kulit yang ditato.

Proses yang Menyakitkan
Proses pembuatan atau penanaman tinta terasa menyakitkan, namun bagi sebagian yang lain hanya merasa sedikit sakit. Karena biasanya sebelum pelakukan penanaman pigmen terlebih ndahulu diberikan cream anastesi untuk mengurangi raasa sakit

Penyakit Kulit
Penyakit kulit bisa saja muncul dalam beberapa bulan atau tahun kemudian setelah proses penyulaman. Hal itu bisa disebabkan alergi karena masuknya benda asing dalam jaringan kulit. Karena itu saat ini banyak yang menawarkan sulam alis dengan tinta pewarna alami (herbal) dan dklaim aman untuk jangka panjang.

Terkena Penyakit Menular
Penggunaan jarum atau alat sulam bergantian memungkinkan terjadinya penularan penyakit tertentu. Misalnya jika sebelumnya jarum itu digunakan menyulam alis orang yang menderita penyakit menular seperti AIDS atau penyakit menular lainnya bukan tidak mungkin akan menular pada orang lain. (Net/CT)

BACA JUGA:   Tak Pakai Masker, Pelanggar Lalin Disuruh Lafalkan Pancasila

Komentar

News Feed