oleh

Digelar di Majalengka, Ini Cara Anak Punk Mengikuti Kajian Islam

Majalengkatrust.com – Ada pemandangan yang berbeda di Kedai Baraya Kecamatan Leuwimunding Majalengka. Puluhan anak punk dari berbagai penjuru kota Majalengka  mengikuti kajian Islam yang dikemas dalam acara Punkajian.

Penggagas acara Punkajian Ming Chow  menuturkan, acara punkajian berawal dari keresahan  pemikiran dia bersama teman punk lainnya  tentang bagaimana kondisi anak punk sekarang, bagaimana  kehidupan anak punk  di masa depan nanti serta melihat kondisi Indonseia saat ini.

“Walaupun kami ini dianggap oleh masyarakat jauh dari agama tapi anak punk juga berhak untuk mempelajari Islam, acara punkkajian ini merupakan salah satu bentuk kecintaan dirinya kepada teman-teman punk yang lainnya” beber dia, Minggu (05/02).

Dirinya menerangkan untuk mengadakan acara Punkajian ini ada beberapa tantangan misalnya sebelum dilaksanakan acara ada datang aparat yang  curiga kenapa anak Punk mau mengadakan pengajian. Mereka khawatir apa yang dikaji merupakan ajaran sesat atau radikal.

Padahal menurutnya, kegiatan yang dilakukan oleh anak Punk saat ini di Leuwimunding suka membantu masyarakat. Misalnya dengan acara bersih-bersih, konservasi alam dan kegiatan positif lainnya.

“Alhamdulillah acara Punkajian ini berjalan lancar, dihadiri oleh anak-anak punk dari berbagai pelosok yang ada di Majalengka dan Cirebon. Mudah-mudahan  dengan acara punkajian ini memberikan inspirasi bagi kita untuk senantiasa melakukan kebaikan dan hijrah. kedepannya akan digelar juga acara serupa agar wawasan tentang Islam kami serta tetap istiqamah berada dijalan-Nya. Ternyata Islam itu tidak hanya sekedar shalat, dzikir dan puasa saja tapi Islam itu luas,” ungkap Ming.

Acara punkajian ini di isi dengan pemaparan materi oleh Vedi Sumantri (Seniman Kota Majalengka), Ustd Agung Wisnu Wardhana (Aktivis 98), Musik Acoustik yang dibawakan oleh Iman Sabumi, serta diskusi. (Abduh)

BACA JUGA:   Andai Saja Kehidupan Online tanpa Biaya

Komentar

News Feed