oleh

BPJS Kesehatan Cirebon Dorong FKTP Optimalkan KBK dan Prolanis

Citrust.id – BPJS Kesehatan Cabang Cirebon dorong Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) optimalkan Kapitasi Berbasis Kinerja (KBK) dan Program Pengelolaan Penyakit Kronis (Prolanis). BPJS Kesehatan Cabang Cirebon pun mengadakan pertemuan dengan FKTP swasta yang ada di Kota Cirebon, Kabupaten Cirebon, Kuningan, dan Indramayu, Jumat (29/7/2022).

Pertemuan itu sebagai upaya meningkatkan kualitas layanan kesehatan terhadap peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN). Dalam pertemuan tersebut terdapat evaluasi pelaksanaan KBK dan Prolanis. BPJS Kesehatan Cirebon dorong FKTP optimalkan KBK dan Prolanis.

Kepala Bidang Penjaminan Manfaat Primer BPJS Kesehatan Cabang Cirebon, Ridha Mugiar menjelaskan KBK dan Prolanis. KBK merupakan pengembangan dari sistem pembayaran Kapitasi Berbasis Komitmen Pelayanan (KBKP). Penerapan KBK untuk pembayaran Kapitasi di FKTP bertujuan meningkatkan mutu pelayanan kesehatan di FKTP. Di samping itu, meningkatkan efektivitas dan efisiensi pelaksanaan Program JKN.

Penilaian terhadap sistem KBK itu berdasarkan berbagai Indikator. Adapun angka kontak, rasio rujukan rawat jalan non-spesialistik, dan rasio peserta Prolanis terkendali merupakan indikator utama penilaian KBK.

‚ÄúSemakin baik nilai KBK, maka semakin optimal nilai kapitasi yang akan diperoleh FKTP. Oleh karena itu, kami berharap FKTP dapat berusaha meningkatkan nilai KBK serta melakukan entri data kegiatan di aplikasi P-Care secara tuntas,” ucap Ridha.

Dalam kesempatan tersebut, Ridha juga melakukan Workshop Prolanis yang merupakan program untuk meningkatkan pengetahuan peserta yang menderita penyakit kronis. Peningkatan itu dalam upaya memulihkan penyakit dan mencegah timbulnya komplikasi penyakit kronis.

Beragam aktivitas Prolanis.oleh FKTP kepada peserta Prolanis yang terdaftar di tempatnya yaitu konsultasi kesehatan, dan pelayanan obat. Ada juga pemeriksaan penunjang, edukasi serta senam Prolanis setiap bulan.

“Tersedianya berbagai layanan khusus terhadap peserta Prolanis harapannya dapat mendorong kemandirian peserta, meningkatkan derajat kesehatan peserta, serta meningkatkan kepuasan peserta,” ujarnya.

Sementara itu, Manajemen Klinik Sumber Waras Sejati, Agung Setiawan menyampaikan, evaluasi dan workshop itu sangat membantu FKTP dalam upaya meningkatkan nilai KBK. Melalui Prolanis, ia akan berusaha mengajak peserta penyandang diabetes melitus (DM) maupun hipertensi untuk dapat bersama melakukan pengelolaan tata laksana kesehatan yang baik. Sehingga harapannya dapat menghasilkan kualitas hidup yang optimal walaupun memiliki penyakit DM atau hipertensi.

“Kami akan berupaya untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan yang optimal demi memberikan kepuasan terhadap peserta. Tentunya dengan dukungan yang optimal dari orang di sekitarnya,” kata Agung. (Haris)

Komentar