oleh

Traffic Light Rusak Diduga Picu Lakalantas Maut di Perempatan Plered

Cirebontrust.com – Rusaknya Traffic Light di perempatan Plered dikeluhkan sejumlah warga. Selain menyebabkan kemacetan, kondisi tersebut juga membahayakan para pengguna jalan.

Seperti kecelakaan maut yang dialami seorang ibu pengendara sepeda motor di jalur Pantura di Desa Weru Kidul, Kecamatan Weru, Kabupaten Cirebon pada Selasa malam (02/05). Korban tewas tersebut diketahui bernama Casmi Hernayanti (40), warga Desa Palimanan Timur, Kecamatan Palimanan.

Selain menyebabkan korban tewas, kecelakaan tersebut juga menyebabkan korban luka yakni Siti Sri Yanti, warga Desa Megu Gede, Kecamatan Weru.

Kapolres Cirebon AKBP Ristro Samudra saat dikonfirmasi melalui Kasubag Humas Polres Cirebon AKP Acep Anda mengatakan, kejadian bermula saat sebuah mobil Nissan Livina bernopol E-1507-LD melaju dari arah Palimanan menuju Cirebon dengan kecepatan yang cukup kencang, melewati traffic light Plered yang kondisinya tengah rusak.

Kemudian, lanjut dia, terjadi benturan dengan sepeda motor roda tiga bernopol E-3440-IL yang tengah melaju searah, hingga terdorong ke depan dan menabrak pengemudi sepeda motor Honda Spacy bernopol E-4632-IP yang sedang menyebrang.

“Akibat tabrakan tersebut, pengendara motor, Casmi Hernayanti, langsung meninggal dunia dengan luka parah di bagian kepala. Sedangkan penumpang sepeda motor roda tiga, Siti Sri Yanti, mengalami luka-luka dan langsung dilarikan ke rumah sakit Mitra Plumbon,” ujarnya.

Seperti diketahui warga Kabupaten Cirebon yang terbiasa melewati jalur Pantura di sekitar perempatan lampu merah Plered-Weru, tampaknya harus lebih berhati-hati lagi. Pasalnya, lampu merah tersebut sedang mengalami kerusakan sejak lebih dari dua bulan yang lalu.

Akibatnya, sejumlah kendaraan terpaksa memutar jika tidak ingin mengambil resiko kecelakaan karena kondisi lalu lintas yang semrawut dan tentunya mengancam keselamatan jiwa pengendara.

Seperti yang dirasakan Irina, warga Plered yang kerap melewati perempatan Lampu Merah tersebut, dirinya merasa khawatir jika harus melintas di lokasi tersebut.

“Lampu merah Plered itu kan padat, banyak yang lalu lalang kendaraan besar juga. Jelas membahayakan pengendara. Saya selalu merasa khawatirĀ  jika harus lewat di perempatan tersebut,” ujarnya.

Dirinya berharap pihak terkait segera melakukan perbaikan agar lalu lintas di areal tersebut kembali normal dan kecelakaan serupa tidak kembali terulang.

“Harapannya tolong segera diperbaiki untuk keamanan dan kenyamanan semua kalangan,” pungkasnya. (Iskandar)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

1 comment

News Feed