oleh

Sosialisasi Seismik 2D di Pantura Indramayu, PHE ONWJ Beri Kompensasi Alat Tangkap Nelayan yang Rusak

Citrust.id – PHE ONWJ akan melakukan pekerjaan Proyek 2D Seismik di wilayah pesisir, untuk menjamin kelangsungan produksi di blok ONWJ. Aktivitas eksplorasi ini dilakukan sebagai langkah awal untuk mengetahui potensi sumber daya migas yang ada di dalam tanah.

Pada tahun 2018 ini, aktivitas 2D Seismik akan dilakukan di wilayah laut Kabupaten Indramayu. Untuk pelaksanaan kegiatan tersebut, PHE ONWJ telah mendapatkan Rekomendasi UKL/UPL dari Dirjen Planologi Kehutanan & Tata Lingkungan Kementerian Lingkungan Hidup & Kehutanan RI no S.409/Menlhk-PKTL/ PDLUK/ PLA.4/4/ 2018 dan Surat Keputusan Menteri Lingkungan Hidup & Kehutanan RI No. SK.241/Menlhk/Setjen/PLA.4/5/2018 tentang ijin Lingkungan Kegiatan Survei Seismik Laut 2D Area F–South East di Blok ONWJ.

Sebelum pelaksanaan aktivitas Seismik, PHE ONWJ telah melakukan pemetaan sosial kondisi masyarakat di sekitar area pekerjaan dan area fishing ground di wilayah laut Kabupaten Indramayu.

PHE ONWJ juga telah melakukan audiensi kepada Bupati Indramayu terkait aktivitas seismik tersebut, yang dilanjutkan dengan sosialisasi kepada masyarakat pesisir pada Kamis (19/07) lalu.

PHE ONWJ bersama dinas terkait dan tokoh masyarakat telah membentuk tim Kompensasi yang berisikan unsur Dinas terkait dan tokoh masyarakat dari setiap desa. Tim Kompensasi ini berfungsi sebagai fasilitasi dalam proses jika terjadi ganti rugi alat tangkap yang terkena dampak pelaksanaan kegiatan seismik.

Untuk memastikan keamanan pekerjaan proyek, PHE ONWJ akan melakukan pendataan dan pembersihan area agar pengambilan data bawah laut dapat optimal.

Melalui kegiatan sosialisasi ini, diharapkan kegiatan Seismik 2D dapat berlangsung aman dan lancar, serta masyarakat maupun pekerja proyek dapat beraktivitas dengan aman.

Seperti diketahui, kegiatan eksplorasi merupakan salah satu aktivitas penting untuk mencari cadangan migas guna mendukung ketahanan energi nasional yang dicanangkan pemerintah.

Sebagai kontraktor kerja sama yang berada di bawah pengawasan SKK Migas, PHE ONWJ merupakan salah satu pemeran penting dalam kontribusi terhadap produksi migas di Indonesia.

Produksi minyak PHE ONWJ yang kini mencapai 30 ribu barel per hari dan produksi gas sebesar 100 juta standard kaki kubik per hari, digunakan sepenuhnya untuk konsumsi dalam negeri dan mendukung industri strategis nasional.

Produksi PHE ONWJ adalah minyak dan gas bumi yang didistribusikan ke PLN, PGN dan Pupuk Kujang. PHE ONWJ pada saat ini memasok gas ke PT Perusahaan Listrik Negara (Persero) melalui fasilitas penerima darat ke Pembangkit Listrik Muara Karang dan Tanjung Priok, PT Perusahaan Gas Negara (Persero) di Muara Karang dan PT Pupuk Kujang di Cilamaya. /didi

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed