oleh

Singaraja Meluap, Dua Kecamatan Kebanjiran, Kantor Desa dan Sekolah Ikut Terendam

aitrades

Citrust.id – Empat desa dari dua kecamatan di Kabupaten Cirebon terendam banjir. Banjir yang melanda empat desa tersebut disebabkan luapan dari Sungai Singaraja yang tak sanggup menampung debit air, yang diakibatkan guyuran hujan dengan intensitas tinggi di wilayah Cirebon dan Kuningan, Kamis (25/01) malam.

Empat desa yang terendam yakni, Tuk Karangsuwung, Lemahabang dan Cipeujeuh Wetan dari wilayah Kecamatan Lemahabang, dan Desa Japurabakti‎ dari wilayah Kecamatan Astanajapura.

Akibat banjir, ratusan rumah empat desa tersebut terendam dengan rata-rata ketinggian air 70 sentimeter hingga 1 meter.‎ Warga pun sempat mengungsi karena khawatir banjir semakin membesar.

Bahkan di Desa Japurabakti, air banjir bukan hanya merendam rumah-rumah warga. Gedung publik seperti sekolah dan kantor desa setempat pun ikut terendam.

Tim dari Badan Penanganan Bencana Daerah (BPBD) dan Taruna Siaga Bencana (Tagana) sudah mendatangani lokasi banjir untuk melakukan tindakan penanganan. Mereka membantu warga melakukan pengurasan, dan menyisir lokasi banjir memastikan kondisi warga aman.

“Ada sekitar 400 rumah yang terendam. Ini air luapan dari kali, dan diperparah terbendung tol, jadi aliran air tersendat. Lama surutnya,” ujar Ahmad, warga Desa Japurabakti.

Saat ini, air sudah mulai surut, hanya di Desa Japurabakti terpantau air masih menggenangi rumah-rumah warga. /riky sonia

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed