oleh

Satu Abad Masjid Sukadana, Bukti Sejarah Islam di Cirebon Timur

Citrust.id – Salah satu bukti sejarah Islam di wilayah Cirebon Timur dan tampak masih jelas terlihat yakni pada bangunan Masjid Sukadana atau sekarang lebih dikenal dengan Masjid Baiturrohman.

Menurut sumber sejarah yang ditulis oleh Aji Pribadi (2008), Masjid yang sudah berusia satu abad itu diinisiasi oleh Raden Mas Setia Praja. Ia adalah salah satu tokoh pergerakan nasional perintis kemerdekaan.

Bermula dari kegelisahannya melihat buruh pabrik gula Luwung Gajah (1912)–sekarang kompleks perkantoran Sub-Proyek Cisanggarung–yang tidak memiliki sarana ibadah. Tokoh Agama asal Buah Korowok (kini termasuk Desa Jatiseeng) itu, mengupayakan pembangunan masjid tersebut pada 1919 M dan diberi nama Masjid Sukadana atau Masjid Nona.

Satu Abad Masjid Sukadana, Bukti Sejarah Islam di Cirebon Timur

Beberapa keunikan bangunan cagar budaya itu di antaranya: bentuk tegel yang langka, sembilan pintu dari jati yang melambangkan Wali Songo, dua gentong antik penampung air wudu, serta relief-relief hadis berbahasa Arab Pegon masih menempel di dinding-dinding masjid.

Bahkan dikatakan ketua DKM, Angkrek, bangunan masjid yang terletak di Jalan Pangeran Walangsungsang No. 01 itu memiliki tiga desain bangunan yang berbeda dan utuh alias belum pernah mengalami renovasi.

“Dan kalau dilihat di atas kan ya, bangunan ini, atasnya itu bangunan Jawa, tengahnya itu bangunan Cina, bawahnya itu bangunan Belanda,” terangnya kepada citrust.id, Senin (24/9/2018).

Kini, bangunan bersejarah itu bahkan tak hanya dikunjungi orang-orang sekitar saja. Peneliti asal Thailand, Singapura, Malaysia, dan Pakistan juga pernah berkunjung ke sana./anan

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed