oleh

Ridwan Kamil Dorong Kertajati Jadi Bandara Haji dan Umrah

Citrust.id – Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil, berharap Menteri Perhubungan bisa mendorong seluruh jemaah umrah dan haji asal Jawa Barat bisa berangkat dari Bandara Kertajati.

Hal tersebut disampaikan Gubernur Ridwan Kamil saat menghadiri acara “Ngapung Bareng ti Kertajati” di lantai III Bandara Kertajati, Rabu (8/1/2019).

Hadir pada acara tersebut Menhub Budi Karya Sumadi, Bupati Majalengka Karna Sobahi, sejumlah pimpinan kepala daerah bersam Kadis Pariwisata, perwakilan maskapai penerbangan, biro perjalanan, Kadis Perhubungan Jawa Barat dan sejumlah undangan lainnya.

“Saya sudah diskusikan dengan Pak Menteri. Dari Jawa Barat ada sekitar 600 ribu orang punya rejeki untuk umrah setiap tahunnya. Namun mereka berangkat dari Cengkareng. Jadi saya saya telah minta Pak Menhub semua jemaah umroh ini untuk diarahkan ke Bandara Kertajati. Jika ini dilakukan, BIJB akan mendapatkan keuntungan yang berlipat-lipat,” ungkap Gubernur.

Ia juga mengungkapkan soal pembangunan asrama haji yang kini menjadi kendala bagi calon haji yang akan berangkat karena tidak adanya pemondokan. Menurutnya, untuk membangun asrama haji dan umrah, ada dua pilihan, yakni dibangun di Majalengka atau Cirebon.

Selain umrah dan haji, jyang harus digarap adalah sektor pariwisata serta kargo. Untuk pengembangan sektor pariwisata, pihaknya sudah melakukan koordinasi dengan kepala daerah di Ciayumajakuning.

Pemprov Jabar mengalokasikan anggaran sebesar Rp3 triliun untuk pengembangan 40 pariwisata di Jawa Barat termasuk Kuningan, Cirebon, Indramayu dan Kabupaten Majalengka.

Di Kabupaten Majalengka, banyak kawasan wisata alam dan religi yang menarik dan bisa dikunjungi wisatawan dengan menggunakan transportasi udara Bandara Kertajati. Wisata tersebut diantaranya wisata air terjun, Terasering Panyaweuyan, Sawiyah, Sanghyang, Curug Cipeuteuy, Paralayang, dan lain-lain.

Selain pariwisata akan dibikin kargo. Dengan demikian, kombinasi umroh pariwisata dan barang membuat enam bulan ke depan bandara akan ramai dengan kegiatan ekonomi.

“Saya sebagai pemimpin daerah memastikan tidak ada ego sektoral, saya memastikan segitiga emas Patimban, Majalengka dan Cirebon akan menadi segitiga emas masa depan Jabar yang bisa ditata. Tata ruangnya akan menjadi kelas dunia.” tukasnya.

Sementara, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, mengungkapkan, Kemeterian Perhubungan telah berkomitmen menjadikan Bandara Kertajati jadi bandara kedua setelah Soekarno Hatta. Malah sudah diinisiasi menjadi bandara umroh.

“Kertajati luar biasa. Bangunannya bagus. Di sini banyak potensi yang bisa dikembangkan. Apalagi Patimban selesai Desember. Jadi ini pusat pengembangan baru Jabar yang memiliki asksesibilatas maksimal. Ada tol, pelabuhan dan bandara. Kami hari ini mengumpulkan stake holder untuk menentukan langkah yang konkret,” ungkap Menhub. 

Budi Karya mengungkapkan, untuk kargo juga akan dipusatkan di Kertajati karena hal itu terkait pertumbuhan industri di Jawa Bawat yang sangat masif.

“Untuk beberapa negara seperti Jepang, Cina, Korea, Taiwan angkutannya sangat banyak. Hal itu kalau dikoordinasikan akan maju.  Sedangkan Sutta akan dipergunakan untuk kegiatan kargo yang lain,” jelas dia (Abduh)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed