oleh

Ribuan Hektare Sawah Kekeringan, Upsus Pajale Jabar Ajak Petani Ikut Program Asuransi

aitrades

Citrust.id – Dalam kunjungan Ketua penanggung jawab upaya khusus swasembada padi, jagung dan kedelai (Upsus Pajale) provinsi Jawa Barat, Banun Harpini, di Kecamatan Terisi dan Kecamatan Gabus Wetan Kabupaten Indramayu, ditemukan 258 hektare tanaman padi umur 50-60 hari yang puso dan 6.350 hektar berpotensi puso jika dalam waktu 7 hari kedepan tidak terairi.

Kondisi itu membuat Banun mengidentifikasi kelompok tani yang terkena puso, dan mengusulkan untuk pengajuan klaim asuransi pertanian ke Jasindo atau bank yang terkait. Selain itu, ia juga meminta pejabat dari Ditjen PSP untuk percepatan proses pembayaran klaimnya.

Banun mengajak para petani yang belum mengikuti program asuransi pertanian yang telah dikembangkan oleh Kementerian Pertanian, untuk dapat segera bergabung di musim tanam depan.

Ia pun mengimbau para petani untuk berdisiplin melaksanakan tanam serentak per golongan air.

“Menurut pengamatan di lapangan, terlihat bahwa tanaman yang puso rata-rata adalah lokasi dengan masa tanam yang terlambat,” jelasnya, Selasa (31/07). /didi

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed