oleh

Program Pamsimas III Kab. Cirebon Tanggulangi 20 Desa Rawan Air Bersih

Citrust.id – Program Penyediaan Air Minum dan Sanitasi Berbasis Masyarakat (Pamsimas) III, yang telah dimulai pembangunan fisiknya sejak semester kedua tahun 2017 lalu, kini telah selesai dan siap beroperasi untuk menanggulangi kebutuhan sejumlah desa rawan air bersih.

Sebanyak 20 desa yang tersebar di 13 kecamatan se-Kabupaten Cirebon, telah menerima alokasi anggaran Pamsimas. Setiap desa menerima anggaran senilai Rp350 juta yang bersumber dari APBN, APBD Provinsi, APBD Kabupaten, APBDes, serta sumbangan dari masyarakat setempat.

Hal terrsebut dijelaskan oleh Ketua Fasilitator Kabupaten (Faskab) Program Pamsimas III, Hadi Siswanto, saat melakukan kunjungan dalam rangka monitoring serta evaluasi ke sejumlah desa penerima program di wilayah Timur Cirebon.

“Hasil monitoring oleh Dinas PUPR serta instansi terkait menunjukkan bahwa Program Pamsimas berjalan sesuai dengan kebutuhan masyarakat, tepat sasaran, serta tepat target,” tandas Hadi Siswanto, di sela-sela acara serah terima program dari Dinas Pekerjaan Umum dan Permukiman Rakyat (PUPR) kepada Kuwu Desa Babakan Kabupaten Cirebon, Ahmad, pada Senin sore (5/3), di lokasi Menara Pamsimas.

Usai serah terima di hadapan Satuan Pelaksana (Satlak), Kelompok Kerja Masyarakat (KKM) Tirta Kahuripan, serta warga setempat, Kepala Satuan Kerja Pamsimas Dinas PUPR Kabupaten Cirebon, Endi Sudiah minta agar menara air bersih Pamsimas yang telah dibangun dapat dikelola dengan baik, serta dapat memenuhi kebutuhan warga yang rawan air bersih.

Ditambahkannya, dengan kapasitas menara air sekira 32 meter kubik, ia yakin bisa mencukupi 1000 sambungan rumah (SR). Mengamini Dinas PUPR, Kuwu Babakan Kabupaten Cirebon, Ahmad, menyatakan kesiapannya dalam pengelolaan pasca Program Pamsimas. Sebagai bentuk tanggung jawab, dalam pengelolaan nantinya akan bekerja sama dengan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes), termasuk penyediaan modal kerja untuk pengadaan peralatan yang dibutuhkan ke rumah-rumah warga.

“Saya mentargetkan sekira 100 SR bisa terealisasi dalam waktu dekat ini,” imbuh Kuwu Ahmad. /rohmat em humair

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed