oleh

Polisi Grebeg Judi Sabung Ayam, 15 Warga Nekat Terjun ke Sungai

Citrust.id – Sebanyak 15 orang yang diduga sedang terlibat Judi Sabung Ayam atau menonton judi Sabung Ayam nekat loncat dan terjun ke Sungai saat dilakukan penggrebekan oleh Polisi di Pinggir Sungai Cimanuk Blok Sawah Tanah Porang Desa Genteng, Kecamatan Dawuan, Kabupaten Majalengka.

“Dari 15 orang tersebut, 3 (Tiga) orang mayat laki-laki di Sungai Cimanuk ditemukan dalam kondisi sudah tewas terapung, ” kata Kapolres Majalengka AKBP Noviana Tursanurohmad melalui Paur Humas Bripka Riyana, Minggu (21/10/2018).

Dikatakan dia, identitas ke 3 orang mayat laki-laki tersebut yaitu Agus Sofyan (41), warga Blok Senen Rt 02 Rw 09 Ds. Genteng Kec. Dawuan Kab. Majalengka. Dede Suparta alias Otek(55), warga Blok Teluk Jambe Desa/Kec. Kadipaten Kab. Majalengka. Agus Supandi (30), warga Blok Jumat Rt 04 Rw 02 Ds/Kec. Jatitujuh Kab. Majalengka.

Kronologis kejadian, lanjut dia, sekira Pukul 06.15 Wib di sekitar TKP saksi Pendi melihat 2 (Dua) orang mayat berjenis kelamin laki-laki dalam kondisi terapung di Sungai Cimanuk Blok Sawah Tanah Porang Ds. Genteng (TKP) setelah dilakukan pengecekan diketahui bahwa mayat tersebut dikenal dengan identitas Agus Sofyan dan Agus Supandi yang selanjutnya saksi memberitahukan penemuan 2 (Dua) orang mayat tersebut ke pihak Pemdes Genteng dan warga masyarakat sekitar.

“Kemudian pada saat pihak Pemdes dan warga Genteng memastikan penemuan mayat tersebut lalu muncul 1 orang mayat laki-laki yang diketahui beridentitas Dede Suparta sehingga terkait kejadian penemuan 3 (Tiga) orang mayat tersebut pihak Pemdes Genteng langsung melaporkan kepada pihak Kepolisian Sektor Dawuan Polres Majalengka,” ungkapnya.

Setelah mendapatkan informasi tersebut, Unit Inafis Polres Majalengka melakukan Olah TKP dan segera membawa ketiga mayat tersebut ke RSUD Cideres untuk dilakukan visum.

“Menurut keterangan dari dr. NINING selaku dokter jaga IGD RSUD Cideres menerangkan bahwa berdasarkan hasil Visum bahwa di ke 3 (Tiga) orang mayat tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan maupun dugaan tindak pidana melainkan korban meninggal murni akibat tenggelam/kehabisan oksigen,” ungkapnya./abduh

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed