oleh

Polisi dan TNI Siap Amankan Penghitungan Suara Pilkada di KPU Kota Cirebon

Citrust.id – Aparat keamanan Polri bersama TNI siap mengamankan rekapitulasi penghitungan suara yang akan digelar besok di KPU Kota Cirebon.

Pada Rapat Koordinasi Rencana Pengamanan Penetapan Hasil Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur serta Walikota dan Wakil Walikota Tahun 2018 di Aula Tribrata Mapolres Cirebon, Kapolres Cirebon Kota, AKBP Roland Ronaldy, mengungkapkan, pihaknya siap mengamankan acara penghitungan suara besok.

“Untuk pengamanan, 100 persen kami siap. Jumlah personel yang diturunkan sekitar 400 orang. Kami juga melibatkan teman-teman dari TNI,” katanya.

Dijelaskan Roland, sejumlah lokasi akan mereka jaga, mulai dari kantor KPU Kota Cirebon, kantor Panwaslu Kota Cirebon, Balaikota Cirebon dan sekretariat bersama tim kampanye masing-masing pasangan calon.

Pengamanan di kantor KPU Kota Cirebon dibagi menjadi tiga ring. Ring satu berada di aula, ring dua di halaman dan pengamanan ring ketiga di Jalan Kebumen, Lapangan Kebumen dan Jalan Yos Sudarso.

“Kami harap perhitungan suara dapat berjalan lancar dan baik,” ungkap Roland.

Pj Wali Kota Cirebon, Dedi Taufik, mengapresiasi pelaksanaan pilkada serentak di Kota Cirebon yang sudah berjalan dengan aman dan lancar.

“Kita ikuti saja aturan yang berlaku yang sudah diatur oleh PKPU. Dengan demikian, kondusifitas di daerah bisa terus terjaga,” ujarnya.

Dedi mengingatkan pesta demokrasi mengeluarkan biaya yang tidak sedikit. Karena itu, sinergitas antara semua stakeholder dibutuhkan agar pilkada berjalan dengan baik.

“Saya mengapresiasi kepada semua unsur, termasuk aparat kemanan yang telah menjalankan tugas mereka dengan baik untuk suksesnya pilkada ini,” ungkap Dedi.

Sementara, Ketua KPU Kota Cirebon, Emirzal Hamdani mengakui pelaksanaan pilkada Rabu 27 Juni 2018 belum sempurna. Kinerja jajaran KPU di tingkat bawah, seperti kelurahan dan kecamatan belum maksimal. Hal itu dikarenakan kurangnya kehati-hatian dalam menjalankan tugas dan banyaknya beban tugas yang dikerjakan.

Walau begitu, Emirzal menegaskan, tidak ada kecurangan apapun dalam pelaksanaan pilkada di Kota Cirebon. Bagi pasangan calon yang merasa dirugikan dipersilakan membawa bukti-bukti ke pihak yang berwenang.

“Jika ada oknum KPU atau jajaran kami yang melanggar aturan atau terindikasi melakukan kecurangan, kami siap untuk ditindaklanjuti atau dibawa ke ranah hukum,” tandasnya. /haris

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed