oleh

Peringati Maulid Nabi Muhammad SAW, Komunitas Djalan Juang Gelar Forum Diskusi

Citrust.id – Hadirkan konsep berbeda, komunitas Djalan Juang peringati Maulid Nabi Muhammad SAW dengan diskusi santai strategi transformasi sosial Rasulullah dalam piagam madinah. Diskusi tersebut dilaksanakan di Kedai Jawane Coffe, Kecamatan Kesambi, Kota Cirebon, Jumat (23/11/2018) malam.

Zulfian Awaludin selaku pemapar materi sekaligus alumni Jurusan Akidah Filsafat IAIN Syekh Nurjati mengatakan, sengaja memeringati kelahiran Rasulullah dengan cara demikian. Karena output dari sebuah diskusi diklaim cenderung menimbulkan suatu sikap nyata dalam pribadi seseorang.

“Pentingnya forum diskusi ini adalah upaya dalam membentuk suatu perspektif. Yang mana, perspektif ini adalah bentuk kesadaran terutama dari kepribadian Nabi Muhammad SAW,” ungkap Zulfian kepada citrust.id sesuai kegiatan.

Dalam diskusi tersebut, pihaknya mengangkat isu terkait kejadian piagam madinah tahun 1619-1622 M. Dirinya menilai, konstitusi pertama yang ditulis dunia itu layak menjadi acuan dalam menghadapi segala sesuatu permasalahan yang ada sekarang ini, di antaranya hak asasi manusia (HAM), pluralisme, toleransi, dan lain-lain.

Zulfian menambahkan, mengenal sosok nabi lebih dalam adalah kewajiban, hal ini juga merupakan langkah dalam menyikapi segala problematika tadi. Misalnya, perang ideologi antarumat Islam seperti perbedaan pendapat yang berujung pada perpecahbelahan.

Dirinya memaparkan, dalam piagam madinah nabi tidak menonjolkan dominasi keislamannya. Beliau justru merangkul setiap elemen masyarakat meskipun di antaranya ada yang beragama Kristen, Yahudi, dan lain-lain.

“Dalam artian, ini menjadi potret yang penting untuk diteladani. Ketersinggungan Islam dengan agama lain saja oleh Nabi Muhammad sangat toleransi apalagi dengan agama sendiri,” tandas Zulfian./dhika

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed