oleh

Nok dan Kacung Pinilih Kabupaten Cirebon Siap Ikuti Pasanggiri Moka Jabar 2018

Citrust.id – Pasangan Nok dan Kacung Pinilih Kabupaten Cirebon, Nadya Syabill Arviadea dan Vanny Pujanagarana, bersiap mengikuti Pasanggiri Mojang Jajaka (Moka) Jawa Barat, 27-29 November 2018 di Kabupaten Garut.

Pasanggiri Moka Jabar 2018 mengusung tema “Signature of Nonoman Panutan” yang berarti menjadi generasi muda panutan.

Pada acara Road to Moka Jabar di CSB Mall Cirebon, Selasa (20/11/2018), pasangan Nok dan Kacung Pinilih Kabupaten Cirebon, Nadya Syabill Arviadea dan Vanny Pujanagarana, menegaskan siap mengikuti Pasanggiri Moka Jabar 2018.

Nadya Syabill Arviadea atau biasa disapa Nadya, mengatakan, sesi penilaian Pasanggiri Moka Jabar 2018 diawali dengan Unjuk Kabisa pada hari pertama serta ditutup babak Grand Final pada hari terakhir.

Sementara, Vanny Pujanagarana atau akrab disapa Gara, mengutarakan, persiapan menujuk Moka Jabar 2018 dilakukan sejak September tahun lalu.

“Kami langsung mendalami wawasan tentang pariwisata dan budaya di Kabupaten Cirebon. Selain itu, kami juga mempelajari keterampilan public speaking, tata cara berbusana, dan lain-lain,” ucapnya.

Kepala Dinas Kebudayaan Pariwisata Pemuda dan Olahraga Kabupaten Cirebon, Hartono, mengungkapkan, pihaknya sudah mengalokasikan anggaran untuk mengutus Nok dan Kacung Pinilih Kabupaten Cirebon mengikuti Pasanggiri Moka Jabar 2018.

“Walau demikian, anggaran yang tersedia tidak cukup untuk memenuhi semua persyaratan atau kebutuhan ikut ajang tersebut,” katanya.

Untuk itu, lanjut Hartono, Disbudparpora Kabupaten Cirebon menjalin kemitraan dengan sejumlah pihak. Salah satunya dengan AR’Q by Arief Rachmanto.

“Kami ucapkan terimakasih kepada AR’Q by Arief Rachmanto yang dua tahun berturut-turut telah mendukung kami mengutus Nok dan Kacung Pinilih Kabupaten Cirebon ikut ajang Moka Jabar,” ujarnya.

Sementara, perancang busana dan penata rias pengantin, Arief Rachmanto, mengatakan, dirinya telah menyiapkan sejumlah busana untuk Nok dan Kacung Pinilih untuk mengikuti Pasanggiri Moka Jabar 2018.

Dikatakan Arief, tahun ini, busana yang akan dikenakan Nok dan Kacung Pinilih bukan busana adat daerah melainkan busana pakem Moka Jabar. Ia telah menggali busana pakem Moka Jabar yang telah ada sejak tahun 1979.

“Saya mendesain ulang dan mendongkrak hingga 10 persen dari pakem busana yang ada sehingga tampak kekinian,” kata pemilik AR’Q Griya Pengantin.

Arief menjelaskan, pada sesi gala dinner, busana yang dikenakan mengangkat nama Kabupaten Cirebon. Busana tersebut berwarna hijau keraton bercorak mega mendung.

Sedangkan pada sesi unjuk kabisa, imbuh Arief, Nok dan Kacung Pinilih mengenakan busana semikarnaval. Selain itu, ada busana batik yang akan dikenakan pada hari pembukaan. /haris

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed