oleh

Longsor Tutup Jalan Nasional Cikijing-Kuningan

Citrust.id – Arus lalu lintas jalan Nasional Cikijing-Kuningan diberlakukan sistem buka-tutup akibat longsor di Blok Cipasung, Desa Sindangpanji, Kecamatan Cikijing, Kabupaten Majalengka. Longsor tersebut menutup setengah badan jalan.

Selain itu, terjadi banjir di ruas jalan Talaga-Cikijing, tepatnya depan Kantor Kecamatan Cikijing, Desa Cimukti hingga batas Desa Kasturi, sepanjang 100 meter dengan ketinggian air mencapai kurang lebih 1 meter, Senin (8/4/2019).

Menurut keterangan Yati Mulyati, asal Cikijing, yang baru pulang dari Kuningan, longsor yang menimbun ruas jalan nasional antara Cikijing-Kuningan perkirakan sepanjang 15 meter. Longsor menutup setengah badan jalan sehingga arus lalu lintas terpaksa dilakukan buka tutup, untuk menjaga keselamatan pengguna lalulintas.

“Kejadiannya diperkirakan sekitar pukul 18.30 WIB setelah hujan deras, karena pada pukul 17.00 WIB arus lalu lintas masih lancar belum terjadi longsoran tanah,” ungkap Yati

Di lokasi tersebut kini sudah ada polisi yang mengatur lalu lintas. Sebelumnya pengaturan lalu lintas dilakukan oleh warga karena belum ada laporan ke polisi. Alat berat pun belum bisa didatangkan ke lokasi kejadian karena cuaca buruk.

Untuk lebih aman pengendara dari arah Ckijing yang akan bepergian ke Kuningan sebaiknya menunda keberangkatannya atau memutar arah ke Majalengka. Dikhawatirkan longsor akan terjadi kembali karena cuaca buruk. Hujan deras masih terus mengguyur wilayah Cikijing dan Majalengka. Demikian halnya dari arah sebaliknya dari Kuningan yang akan ke Cikijing atau Ciamis, untuk sementara disarankan untuk tidak meintasi ruas jalan Cidulang Sindangpanji.

Sementara itu, banjir melanda ruas jalan Talaga-Cikijing sepanjang kurang lebih 100 meter di Desa Cimukti dengan ketinggian ada yang mencapai lebih dari 1 meter. Bahkan ada yang mencapai dada orang dewasa. Di jalan tersebut banyak kendaraan yang mogok .

“Saya nekat melintas karena merasa badan kendaraan tinggi. Meski air lebih dari setengah badan kendaraan, yang lain banyak yang mogok,” kata Yati.

Cucu, asal Talaga yang baru pulang dari Cinyasag, Ciamis mengaku terpaksa berhenti di Cikijing sambil menunggu air surut, khawatir kendaraannya mogok. Walaupun kendaraan bernadan besar.

Banjir tersebut juga merendam sejumlah rumah warga. Belum diketahui jumlah rumah yang terendam banjir.

Kapolsek Cikijing AKBP Wawan Kuswana, membenarkan adanya longsor dan banjir yang melanda wilayah Cikijing. Pihaknya kini menerjunkan sejumlah personel untuk mengatur arus lalu lintas di kedua titik di wilayah tersebut.

“Pengguna jalan disarankan untuk sementara tidak melinatsi wilayah tersebut. Menjaga hal yang tidak diinginkan,” ungkap Wawan.

Di lokasi longsor pihaknya memberlakukan buka tutup jalur jalan dengan menempatkan beberapa anggotanya serta membuat rambu lalu lintas di pertigaan Cikijing arah Ciamis serta Kuningan dan Talaga. Untuk arah Talaga sementara ditutup karena banjir yang cukup tinggi. (Abduh)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed