oleh

Lion Air Terbang Perdana dari Kertajati ke Balikpapan

Citrust.id – Maskapai Lion Air melakukan penerbangan pertama rute Kertajati-Balikpapan dan Kertajati-Jogjakarta dari Bandara Internasional Jawa Barat, Kertajati, Kabupaten Majalengka, Jumat (11/1/2018).

Penerbangan Kertajati-Balikpapan diperkirakan menjadi perjalanan favorit dikarenakan tingkat keterisian kursi juga cukup banyak. Seluruh penumpang pun diberikan cinderamata oleh pihak maskapai danbPT BIJB.

Senior Sales Manajer Lion Grup, Mochamad Helmi, mengungkapkan, dari 190 kapasitas penumpang kini terisi sebanyak 98 orang atau sekitar 70 persen. Pihaknya akan memberikan diskon khusus bagi penerbangan dari Kertajati-Balikpapan ataupun Kertajati Jogjakarta hingga akhir Januari ini.

“Alhamdulillah, animonya cukup bagus. Tingkat keterisian kursi juga banyak mencapai 70 persenan. Jika animo tinggi, maka diskon akan diperpanjang,” ungkap Helmi.

Para penumpang menuju Balikpapan tersebut berasal dari berbagai daerah, seperti Cirebon, Ciamis, Cilacap, Sumedang dan sejumlah wilayah lainnya. Kebanyakan dari mereka akan bekerja di Balikpapan ada pula yang mudik ke Balikpapan setelah pulang libur dari keluarganya di Indramayu.

Oman dan Dewon serta 11 orang lainnya asal Kota Sumedang di antara mereka ada yang sudah bekerja lama hingga belasan tahun. Ada pula yang baru akan mencoba mengadu nasib di sana.

“Di sana, ada rumah makan tahu Sumedang milik Pa Haji Eman. Pekerjanya sebagian besar dari Sumedang. Saya bekerja sejak 2011, sekarang banyak yang akan ikut bekerja,” ungkapnya.

Oman mengaku setiap tahun pulang menggunakan pesawat ke Jakarta. Saat ini memilih terbang dari Kertajati karena dekat dan diskon.

Hal yang sama juga disampaikan Sarwono dan dua temannya asal Cilacap. Mereka bekerja di perkebunan sawit yang setiap lima bulan sekali pulang kampung. Sebelumnya, mereka menggunakan Bandara Husen, kini memilih Bandara Kertajati dengan alasan lebih dekat.

Sidik dan 15 orang penggali jaringan kabel asal Ciamis yang setiap saat bepergian ke luar jawa juga kini mengaku memilih Bandara Kertajati yang lebih ramah dan tidak terjebak macet.

“Kami biasa bekerja di luar jawa, kadang di Sulawesi dan Irian. Sekarang punya pekerjaan di Balikpapan menggali jaringan kabel telepon,” ungkapnya. (Abduh) 

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed