oleh

Lapas Kelas I Kesambi Kota Cirebon Overload

aitrades

Citrust.id – Kondisi Lapas Kelas 1 Kesambi, Kota Cirebon, Kamis (22/03), pasca kericuhan yang terjadi kemarin tampak normal kembali. Aktivitas penghuni lapas juga sudah seperti sedia kala.

Kericuhan yang terjadi dikarenakan protes narapidana terhadap razia handphone. Sehari sebelum razia, di salah satu blok ditemukan handphone. Keesokan harinya, di blok yang sama ditemukan kembali handphone. Oleh karena itu pihak lapas melakukan razia.

Kapolres Cirebon Kota, AKBP Adi Vivid Dai Bachtiar, jumlah narapidana di Lapas Kelas 1 Kesambi melebihi daya tampung alias overload. Saat ini jumlah narapidana di dalamnya sekitar 850 orang. Padahal, daya tampung lapas untuk sekitar 555 orang.

Selain itu, kata Adi Vivid, selama ini polisi tidak dilibatkan dalam razia terhadap narapidana. Untuk itu, dirinya sudah berkoordinasi dengan kalapas agar kejadian serupa tidak terulang kembali atau bisa diantisispasi.

Dirinya juga meminta kepada kalapas jika akan menggelar razia, apalagi jika razia itu berpotensi rusuh, polisi minta dilibatkan.

“Secara berkala rencananya nanti diadakan razia gabungan yang terdiri dari petugas lapas, kepolisian, Badan Narkotika Nasional (BNN), brimob dan TNI,” kata Adi Vivid. /haris

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed