oleh

Kopdaroma Bahas Peluang dan Tantangan Dunia Penerbangan Era 4.0 di BIJB Kertajati

Citrust.id – Grup WA (Whatshapp) Obrolan Majalengka menggelar Kopi Darat bersama Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) di Kertajati Kabupaten Majalengka dengan tema Tema Peluang dan tantangan ekonomi Majalengka di era 4.0 di lantai 3 Bandara Kertajati, Minggu (18/11/2018).

Hadir sebagai pembicara Marsekal TNI (Purn). Chappy Hakim, Dirut PT BIJB Virda Dimas Ekaputra, GM PT BIJB Ari Widodo dan ratusan peserta Kopdaroma.

Marsekal TNI (Purn) Chappy Hakim mengatakan dirinya memantau perkembangan BIJB hingga dioperasikan dan di era Informasi 4.0 ini sangat penting karena semuanya serba menggunakan teknologi informasi.

Hakim mengatakan peluang dan tantangan masa depan Penerbangan di era 4.0 mengatakan peran lintas fungsi lebih kepada otak yang berpikir dan yang punya kompetensi yang akan eksis.

“Kekuatannya di orangnya di grup Obrolan Majalengka ini bukan di gadgetnya, man behind the gun, “ungkapnya.

Perwakilan peserta Kopdaroma Eman Suherman mengatakan terharu ide-ide gagasan kreatif muncul bukan dari Organisasi, dan mengapresiasi kinerja kreatif anak muda Majalengka.

“Dari berbagai pegiat UKM dan lainnya, mudahan-mudahan membawa Majalengka semoga lebih baik lagi,”ungkapnya.

Ketua Panitia Kopdaroma Gelar S. Ramdhani mengatakan hal ini berawal dari Grup WA Obrolan Majalengka dan peserta yang daftar luar biasa dan setelah diseleksi sesuai peserta menjadi 360 orang.

“Terima Kasih kepada PT BIJB yang dari awal sangat support bahkan Pa Dirut menjadi anggota Grup WA Obrolan Majalengka, “ungkapnya.

Grup WA Obrolan Majalengka ini berawal dari keprihatinan banyaknya berita hoax terutama di aplikasi whatshap seperti berita broadcast Kesehatan tidak boleh konsumsi makanan tertentu yang belum tentu kebenarannya.

“Berawal dari ini bersama rekan -rekan admin lainnya menggagas grup Obrolan Majalengka agar internet ini dibawa ke arah positif, “ungkapnya.

GM PT BIJB Ari Widodo mengapresiasi rekan -rekan para pegiat inovasi di era revolusi Industri 4.0 sebenarnya berawal di Jerman yang meluas ke seluruh dunia.

“Mendukung para pegiat inovasi di era 4.0 ini untuk kebaikan dan hal positif seperti Grab, Gojek, Bukalapak dan lain-lain ,”ungkap dia. /abduh

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed