oleh

Komisi 5 DPR RI Pantau Simulasi Penerbangan di Bandara Kertajati

Citrust.id – Rombongan Komisi 5 DPR RI memantau dan menyaksikan simulasi penerbangan di Bandara Internasional Jawa Barat Kecamatan Kertajati Kabupaten Majalengka, Senin (21/05).

“Secara keseluruhan semua cukup baik, cuma untuk pesawat wide body garbaratanya harus ada penyelesuaian ini akan dilakukan setelah Grand launching,” kata Anggota Komisi 5 DPR RI, Bambang Haryo Soekartono kepada awak media.

Selain itu, lanjut dia, kondisi Apron masih kurang, parking standnya masih 10 untuk kapasitas penumpang 5 juta apron akan diperbesar setelah soft launching.

“Runway juga untuk Boeing 777 harus 3000-3500 meter, langkahnya kalau untuk dipakai haji harus diperpanjang dulu. PCN masih 91 sedangkan untuk Boeing 777 harus 112 jangan sampai saat pemuatan bahan bakar tidak bisa diisi penuh, sehingga harus transit karena tidak bisa langsung ke Jeddah,” ungkap Bambang Haryo.

Selain itu, lanjut dia, Permasalahan yang berhubungan dari tol menuju Bandara harus segera diselesaikan agar masyarakat merasa nyaman, termasuk transportasi publik massal dan harus ada terminal Bis akses Jawa Barat bagian Timur, dan dari Bandung juga harus ada transportasi publik massal karena cukup jauh ke Cirebon, Bandung dan Jakarta.

“Sulit mengakomodir masyarakat di Bandung karena lewat tol Cipali saja 2,5 jam dan jalan tol mahal sekitar 130 ribu, dengan resiko tinggi karena tol cipali rusak dan penerangan minim, sebenarnya tidak boleh. Kita berharap Husein Sastranegara tetap dioperasionalkan jadi masyarakat ada pilihan,” ungkap dia.

“Akses ke Bandara itu harus cepat tidak boleh lambat, dan resiko keselamatan itu harus diutamakan,” tegas dia.

Direktur Operasional PT Angkasa Pura Djoko Murjatmodjo mengatakan, pihaknya sedang tetap berusaha agar Airlines tetap ada penerbangan dan kepada Airlines silahkan kaji paling tidak H-7 dan H+7 Lebaran sudah ada penerbangan.

“Yang sudah siap Citilink dan Mudah-mudahan Batik Air juga bisa segera masuk dan sekarang sudah ikut simulasi,” ungkap dia.

Deputi Operasional PT BIJB, Agus Sugeng Widodo, mengatakan simulasi ini untuk flow penumpang, “kita cari crowded-nya dan masalahnya apa dan mulai tanggal 24 kita sudah siap dan untuk arus mudik juga sudah siap sambil perbaikan apron dan lain-lain,” terangnya. /abduh

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed