oleh

Ketua Timkamgab Imbau Pendukung PASTI Tidak Terprovokasi

Citrust.id – Tim Pasangan Azis-Eti (PASTI) merasa prihatin dengan friksi yang terjadi usai berlangsungnya debat publik kedua Pilwalkot Cirebon 2018 di Luxton Hotel Cirebon, Rabu (9/5) kemarin malam.

Dalam siaran pers yang diterima Citrust.id, Kamis (10/5), Ketua Tim Kampanye Gabungan (Timkamgab) PASTI, M Handarujati Kalamullah, mengungkapkan, pihaknya merasa prihatin. Hal itu terjadi bukan disebabkan oleh tim pendukung pasangan Azis-Eti.

“Kami menduga ada upaya provokasi oleh pihak tertentu terhadap tim pendukung pasangan Azis-Eti,” katanya.

​Sejak awal berlangsungnya debat publik, kata Handaru, pihaknya sudah mewanti-wanti seluruh pendukung Azis-Eti yang hadir untuk tidak melakukan hal-hal yang sifatnya mengganggu pelaksanaan debat publik.

Tapi, beberapa kali terdengar teriakan yang diarahkan kepada paslon Azis-Eti dari pihak tertentu, pada saat paslon Azis Eti sedang berbicara. Sehingga ada reaksi dari beberapa orang di antara pendukung Azis-Eti.

“Reaksi itu masih terkendali dan dalam batas kewajaran,” ujarnya.

Tidak hanya itu, lanjut Handaru, saat debat berlangsung, pihaknya menduga ada beberapa orang yang ditempatkan berdekatan dengan tempat duduk tim pendukung Azis-Eti.

Terbukti, ada seseorang sambil membawa kamera dan tengah merekam pendukung Azis-Eti mengaku sebagai wartawan. Tapi saat diklarifikasi, ternyata bukan wartawan. Tim pendukung Azis-Eti berterimakasih kepada aparat keamanan yang sigap melakukan penindakan antisipasi.

“Setelah acara debat publik selesai, kami berangsur meninggalkan lokasi dengan tertib. Tapi tiba-tiba kembali ada provokasi dari pihak tertentu. Sehingga terjadilah friksi. Beruntung kami tidak terprovokasi,” terang Handaru.

Bahkan, saat friksi terjadi, terdapat seseorang yang bukan bagian dari tim pendukung Azis-Eti yang diduga menepis kamera seorang wartawan televisi lokal ketika tengah melakukan tugas jurnalistiknya.

“Ini sangat memprihatinkan. Kami sangat menjunjung tinggi kebebasan jurnalis dalam menjalankan tugasnya sebagaimana diatur UU tentang Kebebasan Pers,” ungkapnya.

Timkamgab PASTI berharap, insiden serupa tidak terjadi dikemudian hari dalam tahapan pelaksanaan Pilkada Kota Cirebon.

“Kami juga selalu mengimbau dan mengingatkan kepada tim pendukung Azis-Eti untuk tidak terprovokasi oleh pihak lain yang bukan bagian dari kami,” pungkasnya. /haris

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed