oleh

Kedatangan Jenazah KH. Nahduddin Abbas Ke Buntet Pesantren di Tunggu Ribuan Santri dan Masyarakat

Citrust.id – Dari Maghrib ribuan orang yang terdiri dari kalangan santri, dan tamu sesak memadati area Pesantren Buntet untuk menunggu kedatangan Jenazah Almarhum KH. Nahdudin Abbas yang meluncur dari Jakarta menuju Cirebon untuk dimakamkan ke tempat peristirahatan terakhir di kompleks Buntet Pesantren, Kecamatan Astanajapura, Kabupaten Cirebon (29/4).

Jalan masuk menuju Pondok Pesantren Buntet dipenuhi oleh kendaraan roda empat dan roda dua dari para tamu yang akan menuju ke area pondok sekaligus untuk ikut bersama-sama mengantar ke pemakaman sesepuh Buntet tersebut yang bernama komplek pemakaman Gajah Ngambung.

Terlihat rombongan pengantar jenazah masuk ke area pondok pesantren sekitar jam 21.00 wib dengan pengawalan ketat pihak keamanan dari unsur Kepolisian, TNI dan dibantu Barisan Serba Guna (Banser) Ansor. Sebelum dimakamkan, jenazah disholatkan dahulu di Masjid Jami Buntet Pesantren, dan terlihat para tamu dan santri yang ingin ikut melakukan sholat sampe tidak mendapatkan tempat, oleh karena sesaknya orang yang ingin ikut menyolatkan.

Setelah disholatkan, jenazah langsung di bawa untuk dimakamkan ditempat peristirahatan terakhir di komplek pemakaman para sesepuh-sepeuh Buntet , banyaknya tamu yang mengikuti prosesi pemakaman ini terlihat berdesak-desakan untuk mengawal Almarhum menuju ketempat peristiraatan terakhir.

“Dari tadi sebelum maghrib para tamu sudah datang ke Buntet Pesantren untuk ikut menunggu kedatangan dan sekaligus menghantarkan KH Nahdudin Abbas ke kompeleks pemakaman terakhir, dari pihak keluarga juga sudah ada yang menjemput ke jakarta dan langsung dibawah ke Cirebon. Banyaknya tamu yang datang berdesak-desakan ini karena ingin ikut mengiringi kyai ‘Alim ini, kebanyakan dari santri dan beberapa tamu pejabat, masyrakat umum dari wilayah III Cirebon, dan beberapa pondok pesantren ,” ujar Bahrul dari salah satu keluarga Buntet Pesantren kepada Citrust.id. /red

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed