oleh

Kapolres Majalengka Beri Latihan Kepemimpinan kepada Mahasiswa Unma

Citrust.id – Kapolres Majalengka, AKBP Noviana Tursanurohmad berharap agar para mahasiswa menjadi agen anti radikalisme dan anti narkoba.

Hal tersebut diungkapkan kapolres, saat memberikan materi Latihan Dasar Kepemimpinan Mahasiswa (LDKM) Universitas Majalengka 2018, di Aula Auditorium Unma Majalengka, Selasa (10/04/2018).

Di hadapan Ribuan mahasiswa, Kapolres AKBP Noviana memaparkan tentang dampak penyalahgunaan narkotika dan bahanya radikalisme maupun terorisme.

“Untuk itu, kami mengharapkan kepada para mahasiswa Universitas Majalengka untuk menjadi agen anti narkoba dan anti radikalisme,” jelasnya.

Dalam kegiatan tersebut, kapolres juga menekankan agar meningkatkan toleransi dan kerukunan dalam kehidupan umat beragama.

Tak hanya itu, kapolres juga menjelaskan soal issue hoax yang bertebaran di media sosial, merupakan salah satu ancaman besar bagi bangsa Indonesia saat ini.

Untuk itu, sangat mengapresiasi dengan adanya deklarasi anti-hoax dan anti radikalisme serta anti narkoba oleh generasi muda, khususnya para mahasiswa ini.

Pihaknya berharap, kepada mahasiswa yang hadir dapat memberikan pemahaman kepada rekannya, keluarganya terhadap berita-berita, isu-isu yang belum jelas kebenarannya. Jangan sampai menjadi korban dari berita-berita hoax tersebut.

“Kita terus melakukan sosialisasi kepada seluruh elemen masyarakat, baik itu kelompok mahasiswa, pemuda, ulama, santri dan masyarakat umum secara intens,” ucap Kapolres.

Kapolres menambahkan, hoax dan radikalisme serta narkoba merupakan musuh yang harus dilawan bersama-sama.

“Mari kita berkomitmen sebagai generasi muda khususnya untuk menjadi agen perubahan, demi terwujudnya perdamaian dan melakukan perubahan positif di lingkungan masing-masing, untuk menciptakan situasi yang aman dan kondusif,” imbau dia. /abduh

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed