oleh

Isna Kembangkan Hobi Model Foto Hingga Jadi Profesi

Citrust.id – Tidak sedikit orang beranggapan bahwa hobi bisa menjadi profesi. Hal ini, persis yang di alami Isna (22), wanita lajang, kelahiran tahun 1996, warga Kelurahan Sukamulya, Kecamatan Cigugur.

Dia bercerita, dari pengalaman dan hobi difoto untuk dokumentasi pribadi. Tentu tak menduga, membuat dirinya menjadi terkenal di berbagai kalangan. Terutama para fotografer dan pengusaha event organizing dalam menggelar agenda tertentu.

“Alhamdulillah, meski belum sibuk kaya artis papan atas. Namun, agenda rutin dalam menyalurkan hobi yang lahir sejak kecil, tetap saya jalani,” ungkap Isna, Rabu (21/11/2018).

Wanita bertubuh tinggi 167 cm, yang akrab disapa Isnot ini memaparkan, kesukaan terhadap dunia foto dan terkadang menjadi peragwati dalam agenda cat walk, menjadi protein bagi semangat hidupnya, terlebih dengan beberapa pengalaman yang telah mengapreasiasi dan sampai mendapat penghargaan dalam memenuhui hajat hidupnya.

“Ya, lumayan saja, Mas. Untuk mencukupi keperluan sehari–hari. Sebetulnya, ini hanya hobi saya saja. Terus, saat melihat hasil dan ada pihak penyelenggara mengajak untuk lebih profesional dalam bekerja. Eh, sampai saat ini, saya mendalami profesi sebagai foto model,” ujarnya.

Ditanya soal perkembangan kekinian, Isna menjelaskan, melihat perkembangan dan kemajuan teknologi belakang ini, tidak menutup kemungkinan menjadi media penyaluran hobi yang lebih luas. Terutama dalam mengembangkan dan meniti karir apapun.

“Sebab, di era global seperti ini. Tidak sedikit, orang menggunakan kesempatan untuk tidak baik. Namun juga sebaliknya, untuk itu, saya berharap kepada kalangan remaja dan pelajar itu, untuk lebih serius dalam menekuni bakat dan hobi. Seperti pengusaha muda atu entrepreneurship dan banyak lagi,” jelasnya.

Dia memaparkan, untuk Kabupaten Kuningan yang memiliki destinasi wisata, jelas merupakan sebuah wadah untuk meraup keuntungan. Hal itu, tentu melalui kegiatan jual – beli salah satu produk unggulan daerah lokal.

“Contoh, belum lama ini. Saya pernah memasarkan produk makanan olahan dari salah satu UMKM. Nah, saya jadi model dengan produk tersebut. Tidak hanya itu, untuk posisi pemandu wisata dari kalangan anak muda, juga bisa. Dari itulah, jelas sekali. Kita harus belajar dan terus belajar dengan kemajuan teknologi. Intinya, jangan malas untuk belajar,” pungkasnya./pay

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed