oleh

Hari Buku Sedunia, Indonesia Harus Budayakan Menulis Karya Ramah Buat Anak

aitrades

Citrust.id – Memperingati Hari Buku Se-dunia mendapatkan tanggapan yang lebih maju bagi kemajuan budaya membaca dan menulis terutama melahirkan buku ramah anak, karena hal ini menjadi perhatian penting bagi era 4.0.

Hal ini dikatakan oleh Ketua KPAI Susanto, yang menyatakan bahwa penduduk Indonesia yang berjumlah 270 juta ini untuk budaya membacanya masih lemah sehingga juga muncul budya menulis yang lemah,” Indonesia merupakan peringkat ke 60 dari 61 negara untuk minat membaca, hal itu tercatat dalam studi Most Littered Nation In The World. Oleh karenanya ketika budaya membaca sangat lemah, maka kemudian budaya menulis juga sangat lemah. Apalagi menulis tentang isu anak-anak,” paparnya di Jakarta (24/04/2018) diwartakan Tribun.

Lanjutnya lagi, Bahwa isu anak harus tetap menjadi perhatian pada era distruptif, karena banyak anak-anak bangsa yang menjadi korban dunia digital cukup tinggai bahkan pada awal tahun 2018 sejumlah kasus adiksi digital menjadi perhatian nasional. Oleh karenanya Susanto mengajak membudayakan membaca dan mestimulasi masyarakat untuk menulis karya-karya yang ramah kepada anak. /sw

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed