oleh

Gerombolan Orang Berseragam Suporter Bola Rusak Rumah Warga

Citrust.id – Satu rumah di Desa Gumulungtonggoh, Kecamatan Greged, Kabupaten Cirebon rusak parah, akibat diserang segerombolan orang tak dikenal pada Senin (2/7) malam kemarin.

Rumah yang diketahui milik Mulyadi warga Blok Pakuwon, RT 003 RW 001, Desa Gumulungtonggoh itu dilempari batu oleh para pelaku dengan mengendarai sepeda motor yang berjumlah 15 kendaraan.

Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 23.15 WIB tersebut terjadi sangat singkat. Ketika it‎u, suasana di lokasi sepi. Keluarga Mulyadi sedang santai menonton televisi, dan menantunya bernama Friyan sedang duduk santai bersama temannya di teras depan rumah.

Tiba-tiba dari arah utara, diawali 6 sepeda motor lewat di depan rumahnya dengan memainkan suara gas motor dengan kencang. Kemudian disusul 9 motor lainnya di belakang langsung melempari warung milik Neneng terlebih dahulu, dan rumah korban dengan batu-batu besar, yang mengakibatkan kaca-kaca jendela pecah.

Akibatnya, Neneng tetangga Mulyadi mengalami luka di wajahnya, karena tersiram minyak panas dari wajan yang terkena lemparan batu‎. Orang-orang yang berada di dalam dan luar rumah pun spontan lari menyelamatkan diri. Pasalnya, pelaku bukan hanya melempari batu, tapi juga membawa parang dengan menggesek-gesekannya ke aspal jalan.

Para pelaku diketahui mengenakan cadar dan kebanyakan berseragam kaus suporter Persija. Selain itu, ketika melakukan penyerangan, para pelaku meneriaki kata-kata kasar yang diarahkan untuk suporter Persib Bandung, yakni Viking.

“Mereka mengenakan “syal” gambar Persija untuk cadar. Mungkin ini persoalan suporter The Jak Mania dengan Viking. Karena mereka teriaki Viking dengan kata-kata kasar. Sebelum kejadian, dua hari yang lalu anak-anak Jak Mania memainkan suara gas motorbta di sini. Karena di sini tempat kumpulnya anak-anak Viking,” terang Friyan kepada Citrust.id di lokasi, Selasa (3/7).

Dari kejadian tersebut, keluarga Mulyadi mengaku trauma. Beruntung, Mulyadi yang diketahui mengidap penyakit jantung tidak mengalami sesuatu yang tidak diinginkan.

“Badan lemes semua. Untung nggak sampe kambuh penyakit jantungnya,” ujar Mulyadi.

Kasus tersebut sudah ditangani oleh Polres Cirebon. Tim Inafis sudah melakukan pemeriksaan lokasi dan mengambil barang bukti untuk kepentingan proses penyidikan. /riky sonia

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed