oleh

Fokal Majalengka Kampanyekan Keutamaan Salat Berjamaah

Citrust.id – Salat berjamaah memiliki banyak keutamaan bagi umat muslim yang menjalaninya. Manfaatnya antara lain, dapat memperkuat Ukhuwah Islamiyah, meluaskan tali silaturahmi, pahalanya 27 derajat, membentuk pribadi yang baik dan benar, serta selamat hidup dunia dan akherat.

Persoalan itu mengemuka dalam acara Forum Komunikasi Alumni (Fokal) Pondok Pesantren Kebon Jambu dan Pondok Pesantren Kebon Melati, Desa Babakan, Kecamatan Ciwaringin, Kabupaten Cirebon wilayah Kabupaten Majalengka, di Masjid Miftahusaa’adah, Desa Paningkiran, Kecamatan Sumberjaya Kabupaten Majalengka, Minggu (25/03).

Hadir pada kesempatan itu, para dewan pengasuh Pondok Pesantren Kebon Jambu Al-Islamy, Kiyai Hasan Rohmat putra Almagfurlah KH. Muhamad (Akang), Nyai Hj. Awwanilah Amva (isteri dari almagfurlah KH.Asror Muhamad), Nyai Yayah Qibtiyah (putra Almagfurlah KH Muhamad) Kiai Syafi’i Atsmari, Kiai Muhyidin, Kang Hamidi dll.

Kegiatan itu sendiri diisi dengan tahlil bersama, kajian kitab kuning, tausyiah, bahtsul masail (forum diskusi suatu masalah), bersilaturrahmi, dan ramah tamah antar alumni dari berbagai generasi.

KH. Maman Qomaruddin pengasuh pondok Pesantren An-Nawawi Kawunggirang Kecamatan/Kabupaten Majalengka, menceritakan kisahnya selama mondok di pesantren Kebon Melati.

“Dulu saat saya mondok sangat dekat dengan KH. Muhamad. Kalau diumpamakan itu sudah satu hati. Sebab, segala sesuatu yang menyangkut beliau, baik itu tugas pribadi, mencukur rambut, membantu keluarga, dan lain lain, saya selaku murid selalu patuh dan tunduk atas perintahnya,” katanya saat memberikan ceramah pada acara itu.

Dijelaskan dia, pesan yang sampai saat ini membekas dan telah menjadi nasihat di pondok pesantren adalah dua perintah dan sembilan larangan.

Dua perintah itu, rajin mengaji supaya pinter dan rajin salat berjamaah supaya menjadi orang benar.

“Rajin mengaji supaya pintar di sini mengandung filosofi yang mendalam. Bukan hanya disarankan mengaji kitab, tapi mengaji diri sendiri, mengaji hal-hal di sekeliling itu juga lebih utama,” paparnya.

Sedangkan rajin salat berjamaah, selain membentuk pribadi yang benar, agar kita terhindar dari kefaqiran (kemiskinan).

“Insya Allah jika kita mengamalkan kedua itu, akan mendapatkan kebahagian dunia dan akherat,” ujar alumni Ponpes Melati tahun 1992 ini.

Dewan pengasuh Pondok Jambu, Hj. Awwanilah mengaku, baru pertama kali menghadiri temu alumni yang mayoritas laki-laki. Semangat menghadiri temu alumni sendiri terus digelorakan bukan hanya di Fokal Jambu-Melati, tapi dalam menghadiri alumni pesantrennya dulu, maupun pesantren suaminya (Almagfurlah KH.Asror Muhamad).

“Suami saya, semasa hidupnya sangat semangat dalam menghadiri temu alumni. Dan saya berikrar akan mengikuti jejak langkahnya menghadiri semua temu alumni pesantren,” ujarnya.

Dia menambahkan, yang mematahkan semangat dalam hidup ini ada dua hal, yaitu prasangka buruk dan hati yang busuk. Semoga kita terhindar dari kedua sifat itu agar selalu bersemangat dalam menjalani aktivitas kehidupan ini.

Ketua Koordinator Daerah (Korda) Fokal Kabupaten Majalengka, KH Muhamad Umar mengatakan, dalam sebuah kitab diterangkan bahwa keutamaan salat berjamaah, Allah Swt akan memberikan lima hal antara lain, tidak pernah terkena kefakiran, dihapuskan siksa kubur darinya, selamat dari kesusahan hari kiamat, diberikan buku catatan amalnya dengan tangan kanan, dan berjalan di atas titian ‘shirat’ secepat kilat yang menyambar.

“Kami juga berharap, agar para alumni tidak hanya curhat masalah kesusahan, tetapi kebahagian juga harus diberi tahu agar menjadi inspirasi bagi alumni lainnya. Termasuk jangan merasa minder atas penghasilan yang kita peroleh saat ini, yang terpenting itu cukup dan berkah,” kata pengasuh Pondok Pesantren Miftahul Huda Desa Cisambeng, Kecamatan Palasah, Kabupaten Majalengka ini. /abduh

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed