oleh

Disdik Kabupaten Cirebon Diminta Benahi Kualitas Guru Sekolah Inklusi

Citrust.id – Anggota Komisi 4 DPRD Kabupaten Cirebon, Zaenal Waud mengatakan Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Cirebon harus berkaca pada SD Negeri 2 Weru Kidul jika ingin menjadi kiblat program sekolah inklusi di Jawa Barat.

Hal ini berdasarkan temuan yang dilakukan pihaknya setelah melakukan kunjungan kerja ke SD Negeri 2 Weru Kidul. Terdapat sekitar 20 anak berkebutuhan khusus yang bersekolah di SD setempat.

“Inisiatif orangtua ini bagus, mereka menilai dengan menyekolahkan anaknya di SD reguler bisa mempercepat tumbuh kembang si anak (autisme),” ujar Zaenal saat dihubungi melalui sambungan seluler, Kamis (15/11/2018).

Zaenal menjelaskan, sekolah inklusi adalah layanan pendidikan yang menyertakan semua anak, termasuk anak-anak berkebutuhan khusus (ABK). Dalam hal ini, anak-anak yang tidak 100 persen berkebutuhan.

Kendati demikian, Zaenal menyayangkan sikap dari Pemda Kabupaten Cirebon yang menganggapi sepele soal sekolah inklusi ini. Menurutnya, pelatihan terhadap guru perlu menjadi perhatian lebih dalam pelaksanaannya.

“Karena gak bisa kalau guru tanpa pelatihan langsung disuruh menangani proses pembelajar terhadap anak-anak tersebut,” tambah dia.

Ditambah lagi, banyak dari pengajar di sekolah inklusi justru dimutasi oleh pihak pemerintah daerah. Padahal, sebelumnya guru-guru itu sudah dilatih secara khusus.

Lebih lanjut, Zaenal mengatakan sekolah inklusi harus didukung dengan jumlah guru dan sarana prasarana yang memadai. Hal ini diperlukan dalam tumbuh kembang anak agar mampu menerima setiap pembelajaran.

“Ini menjadi PR dari pemerintah daerah. Mau tidak mau mereka harus melakukan pembenahan terutama dalam pengadaan guru yang sesuai,” tandasnya./dhika

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed