oleh

Bupati Minta Warga yang Terdampak Proyek Waduk Kuningan Sabar

Citrust.id – Bupati Kuningan, H Acep Purnama meminta warga korban dampak pembangunan proyek waduk Kuningan bersabar.

“Saya mohon kepada masyarakat jangan menghentikan proyek, kita ini membuat proyek itu, kebijakan-kebijakan pemerintah pusat ini adalah untuk kemaslahatan semua, bukan untuk masyarakat sana saja, ” ucap Acep kepada awak media usai kegaiatan di BaKesbangPol, belum lama ini.

Menurut orang nomor satu di Kuningan, dirinya mengaku berterima kasih kepada warga sekitar Waduk Kuningan yang telah mengijinkan dan merelakan tempat tinggal mereka direlokasi. Ke depan, Acep berjanji akan selalu memperhatikan nasib masyarakat di daerah itu.

“Barangkali setelah selesainya waduk itu dibuat, nanti akan muncul tempat-tempat wisata, kita akan prioritaskan yang berdagang, yang berjualan, itu masyarakat sana,” kata Acep ini.

Sebelumnya, ratusan warga Desa Kawungsari Kecamatan Cibeureum, Kabupaten Kuningan, melakukan penyegelan terhadap kantor pelaksana PT WIKA, dua hari lalu, sebagai bentuk protes mereka karena belum ada kejelasan ganti rugi lahan dan relokasi. Pada pertemuan selanjutnya antara warga dengan pihak terkait disepakati bahwa proyek tersebut dihentikan sementara sebelum semua permasalahan terkait tuntutan warga terpenuhi.

Sebelumnya, Aksi ini dilakukan warga di depan Kantor PT WIKA yang berada di lokasi proyek pembangunan Waduk Cileweung Kabupaten Kuningan, Jumat (23/11/2018).

Koordinator lapangan yakni Asep Kusnara dalam aksi tersebut menyebutkan, warga hanya menuntut hak yang seharusnya dipenuhi. Namun, hingga saat ini tidak ada kejelasan tentang ganti rugi ataupun relokasi.

“Apalagi, warga Desa Kawungsari yang paling merasakan dampak dengan adanya pembangunan waduk ini,” kata Asep Kusnara yang merupakan warga Desa Kawungsari, Kecamatan Cibereum.

Dalam aksi ini, tampak warga menyegel kantor WIKA yang berada di lokasi proyek Waduk dan menuntut untuk dihentikannya aktivitas pekerjaan pembangunan proyek ini hingga masalah ganti rugi terselesaikan.

“Kekecewaan warga Desa Kawungsari yang belum mendapatkan kejelasan akan nasibnya dan hingga menimbulkan kekhawatiran bagi warga yang desanya akan ditenggelamkan,” ungkapnya./pay

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed