oleh

BPJS Kesehatan Cirebon – Disnaker Optimalkan Kepesertaan JKN-KIS Segmen PPU

aitrades

Citrust.id – BPJS Kesehatan Cabang Cirebon dan Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Cirebon melakukan kunjungan serta pembinaan bersama terhadap badan usaha di wilayah Kabupaten Cirebon bagian Barat pada Februari hingga Maret 2018.

Hal itu sebagai tindak lanjut komitmen mewujudkan Universal Health Coverage (UHC) dan mengoptimalkan kepesertaan program Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) segmen Pekerja Penerima Upah(PPU).

Kepala Perluasan Peserta dan Kepatuhan BPJS Kesehatan Cabang Cirebon, Cardi, mengungkapkan, selain untuk pembinaan penerapan standar Upah Minimum Kabupaten/Kota (UMK) yang baru, khususnya wilayah Kabupaten Cirebon bagian Barat pada tahun 2018, kunjungan itu juga terkait kewajiban kepesertaan program JKN-KIS bagi badan usaha untuk mendaftarkan pekerjanya ke dalam program JKN-KIS dengan mendatangi langsung badan usaha tersebut.

Cardi mengatakan, pihaknya sangat mengeapresiasi sinergitas dengan Dinas Tenaga Kerja dalam memaksimalkan hak pekerja terutama dalam memperoleh jaminan kesehatan.

“Melalui kunjungan dan pembinaan Kepatuhan bersama ini, diharapkan dapat meningkatkan sinergitas dalam mewujudkan Universal Health Coverage di wilayah Kabupaten Cirebon,” kata Cardi, Selasa (13/2).

Sementara, Kepala Bidang Pembinaan Perlindungan Hubungan Industrial dan Jaminan Sosial Tenaga Kerja Disnaker Kabupaten Cirebon, Moh. Zaenudin Jayamiharja, mengungkapkan, dirinya berharap melalui kunjungan dan pembinaan ke badan usaha itu dapat membangun kesadaran pemberi Kerja terutama terkait hak-hak pegawai.

“Kunjungan dan pembinaan Bersama ini dimaksudkan untuk dapat memastikan para pekerja memperoleh haknya, terutama terkait upah dan jaminan kesehatannya, sehingga para pekerja dapat melaksanakan pekerjaannya secara optimal,” kata Zaenudin.

Hingga awal tahun 2018, tercatat sebanyak 1.845.477 jiwa terdaftar dalam Program JKN-KIS dari total 2.072.599 jiwa jumlah penduduk Kabupaten Cirebon atau sekitar 89 persen penduduk telah menjadi peserta JKN-KIS. /haris

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed