oleh

BPJS Kesehatan Cirebon Beri Pembekalan Bagi Kader JKN-KIS Baru

Citrust.id – BPJS Kesehatan terus berupaya mewujudkan Universal Health Coverage (UHC) pada tahun 2019. BPJS Kesehatan juga terus berupaya meningkatkan kolektabilitas iuran dan pemahaman peserta terhadap program JKN-KIS melalui sosialisasi secara masif kepada masyarakat. Salah satu upaya yang dilakukan yakni melibatkan masyarakat melalui program Kader JKN-KIS.

Kepala Bidang Penagihan dan Keuangan BPJS Kesehatan Cabang Cirebon, Wahyu Amru, menjelaskan, Kader JKN-KIS merupakan perpanjangan tangan BPJS Kesehatan dalam memberikan pemahaman tentang program JKN-KIS di masyarakat. Diharapkan dengan kesadaran akan pendaftaran dan kewajiban masyarakat untuk membayar iuran akan tumbuh.

Oleh karena itu, untuk mengoptimalkan peran Kader JKN-KIS, BPJS Kesehatan Cabang Cirebon memberikan pembekalan kepada Kader JKN-KIS baru di wilayah BPJS Kesehatan Cabang Cirebon, Rabu (29/8). Acara tersebut dibuka Kepala BPJS Kesehatan Cabang Cirebon, Dasrial.

Dalam kegiatan tersebut juga dilakukan pembekalan terhadap 210 Kader JKN-KIS baru oleh seluruh Kepala Bidang ataubperwakilannya juga Kepala Kabupaten di wilayah kerja BPJS Kesehatan Cabang Cirebon.

“Sebelumnya BPJS Kesehatan Kantor Cabang Cirebon telah bermitra dengan 58 Kader JKN-KIS. Mereka adalah masyarakat setempat yang dipilih berdasarkan proses seleksi,” jelas Wahyu Amru.

Wahyu Amru menuturkan, peran dan fungsi Kader JKN-KIS adalah sebagai pengingat dan pengumpul iuran peserta Program JKN-KIS segmen Pekerja Bukan Penerima Upah (PBPU). Selain itu, mereka juga melakukan pemasaran sosial dan edukasi, pendaftaran peserta baru, pemberi informasi dan keluhan seputar program JKN-KIS.

Keberlangsungan program JKN-KIS tidak hanya bergantung pada BPJS Kesehatan, tapi juga melibatkan seluruh pihak. Salah satunya Kader JKN-KIS sebagai mitra BPJS Kesehatan yang menjangkau hingga kecamatan dan desa.

“Kader JKN-KIS jadi salah satu kekuatan tersendiri untuk meningkatkan kolektabilitas iuran dan cakupan kepesertaan program JKN-KIS,” ujar Wahyu Amru. /haris

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed