oleh

Basarnas Jabar: Station Radio Rusak, 13 Korban ABK Asal Indramayu dibawa Ke Pelabuhan Sampit

Citrust.id – Sebanyak tiga belas korban kru KM nelayan Bunga Hati Dua berhasil diselamatkan, KM nelayan bunga hati dua ini dikabarkan mengalami kecelakaan laut hingga kapal terbalik akibat dihempas angin dan ombak tinggi, saat hendak mencari ikan menuju peraian kalimantan (pulau Jawa), pada Jumat (03/08) dini hari kemarin.

Deden Ridwansyah, Kepala Basarnas Jawa Barat mengatakan, Sabtu (04/08) sekitar pukul 23.45 WIB, dirinya menerima informasi dari salah satu keluarga korban, bahwa 13 ABK bunga hati dua ini telah berhasil diselamatkan oleh MT Bahari Maju Dua.

Dikatakannya, Kapal MT Bahari Maju Dua tersebut tengah menuju Sampit Kalimantan Selatan, pasca menerima informasi tersebut, pihaknya melakukan kroscek terhadap salah satu ABK kapal MT Bahari Maju Dua dan salah satu keluarga korban pencarian.

“Kami melakukan kroscek kepada salah satu ABK MT bahari maju dua dan menghubungi salah satu keluarga korban atas nama Mersani, dan ternyata itu benar adanya, jadi kami clear-kan bahwa informasi semalam itu A1, atau benar adanya,” terangnya, Minggu (05/08) kepada wartawan.

Ia menjelaskan, saat komunikasi kontak terhadap korban dan penyelamat, pihaknya sempat menanyakan terhadap korban atas tidak segeranya mereka melapor saat itu, namun korban menjawab, jika mereka sudah berusaha melaporkan ke station radio terdekat dan tidak ada yang bisa tembus atau menerimanya.

“Mereka mengatakan, sudah berusaha melaporkan ke station radio terdekat. Namun karena cuaca kurang bersahabat, kecepatan tinggi gelombang dan angin, alat mereka tidak bisa tembus untuk komunikasi ke daratan, sehingga mereka memutuskan untuk dibawa ke pelabuhan sampit,” pungkasnya. /didi

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed