oleh

AS Akan Terapkan Pengetatan Pendatang Yang Akan Berkunjung

aitrades

Citrust.id – Pemerintahan Amerika Serikat semakin memperketat terhadap para pendatang yang akan mengunjungi negeri paman sam ini, karena Kementrian Luar Negri sedang menyiapkan proposal bagi hampir semua orang yang akan mengajukan visa kunjungan ke AS harus memberikan rincian Facebook, Twitter dan Instagram.

Karena dengan informasi seperti itu, maka bisa untuk digunakan mengidentifikasi dan memeriksa mereka yang mengajukan visa untuk imigran atau bukan. Selain itu pemerintahan AS juga akan meminta nomor telpon yang sudah digunakan selama lima tahun, alamat email serta riwayat perjalanan. Akan tetapi kebijakan tersebut tidak kemudian mempengaruhi bagi negara-negara yang melakukan perjalanan bebas visa- diantaranya Prancis, Inggris, Kanada dan Jerman. Akan tetapi warga negara non-pengecualin seperti China, India, Mesksiko akan dilakukan kewajiban bila mereka mengunjungi untuk berlibur atau bekerja, “Mempertahankan standar penyaringan yang ketat untuk pemohon visa adalah praktik dinamis yang harus beradaptasi dengan adanya ancaman yang muncul,” kata Kementerian Luar Negeri yang dikutif New York Times, (31/03/2018) diwartakan detik.

Proposal tersebut muncul setelah Presiden Amerika Serikat Donald Trump akan berjanji menerapkan “pemeriksaan extrem” bagi orang-orang asing yang akan masuk ke AS, akan tetapi langkah yang dilakukan oleh Kementrian Luar Negeri tersebut dikritik oleh para pejuang Hak Asasi Manusia dari American Civil Liberties Union dengan mengutuk kebijakan pemerintahan USA. /sw

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed