oleh

Alami Gangguan Jiwa, Seorang Warga Bakar Rumah Orangtuanya

Citrust.id – Diduga stres, Aang Permana (32) membakar rumah orangtuanya hingga ludes di Blok Pahing RT 03/02, Desa Rajagaluh, Kecamatan Rajagaluh, Kabupaten Majalengka.

Kini, kondisi fisik rumah milik Omah (60), yang merupakan orang tua pelaku, hangus terbakar akibat dilalap si jago merah. Beruntung dengan sigap, warga dan petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) berjibaku memadamkan api, sehingga dalam hitungan jam, api pun bisa dipadamkan.

Kapolres Majalengka, AKBP Noviana Tursanurohmad, melalui Kapolsek Rajagaluh, AKP jaja Gardaja, pada Kamis (08/03) membenarkan peristiwa kebakaran yang terjadi sekitar Rabu malam (07/03) pukul 23.00 WIB tersebut hingga dini hari.

Menurut kapolsek, kejadian itu pertama kali diketahui Didin Ahidin (32), tetangga pelaku. Saat pulang kerja, ia melihat rumah Omah sudah dalam keadaan terbakar.

Selanjutnya, saksi meminta bantuan kepada tetangga lainnya untuk memadamkan rumah tersebut. Namun, lantaran api sudah membesar, akhirnya ia pun menghubungi ke pihak Damkar sekitar pukul 23.00 WIB. Mobil Damkar datang pun sampai ke lokasi kejadian sekitar pukul 23.45 WIB. Kurang dari setengah jam, api pun berhasil dipadamkan.

“Pada Saat itu, petugas kepolisian langsung ke lokasi kejadian dan melakukan olah TKP. Dari hasil olah tempat kejadiaan perkara dan keterangan dari sejumlah saksi, diduga rumah milik Omah tersebut sengaja dibakar oleh anaknya sendiri, Aang Permana, yang sudah lama mengalami gangguan jiwa,” ungkap kapolsek.

Beruntung peristiwa tersebut, kata kapolsek, tidak ada korban jiwa. Lantaran pada saat kejadian rumah tersebut dalam keadaan kosong.

“Setiap malam, ibu Omah tidur di rumah anaknya yang lainnya, yakni di rumah Itoh Masitoh yang berada di Rajagaluh Lor. Sehingga saat dibakar oleh anak korban yang mengalami gangguan jiwa itu, rumah dalam keadaan kosong,” katanya.

Meski tak ada korban jiwa, namun akibat kejadian tersebut rumah berikut isinya rusak parah akibat dilalap si jago merah.

“Kami memperkirakan korban mengalami kerugian material sekitar Rp150 jutaan. Namun usai melakukan pembakaran tersebut, Aang Permana tidak ada di lokasi dan sudah dilakukan pencarian, tetapi tak kunjung ditemukan,” pungkasnya. /abduh

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed