oleh

AAPTIP Didukung Polres Kabupaten Cirebon Bersafari Sosialisasi TPPO Keliling Desa

Citrust.id – Australia-Asia Program to Combat Trafficking In Person (AAPTIP) bersama Kepolisian Resort Kabupaten Cirebon selama dua hari ini akan bersafari menggelar kegiatan sosialisasi Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) ke sejumlah desa di Kabupatren Cirebon.

Pada Kamis (1/3) ini, kegiatan sosialisasi di pusatkan di dua desa, yakni Desa Buntet Kecamatan Astana Japura, Serta Desa Babakan Gebang Kecamatan Babakan. Sementara, keesokan harinya, kegiatan akan berlanjut ke Desa Susukan Kecamatan Susukan, serta terakhir Desa Gegesik Lor Kecamatan Gegesik.

Demikian dikemukakan Direktur AAPTIP Asia, Mr. Kevin kepada citrust.id, saat menyampaikan sosialisasi di hadapan warga Desa Babakan Gebang Kabupaten Cirebon. Mr. Kevin merasa prihatin atas musibah yang kerap menimpa TKI/TKW Cirebon di Negara penempatan. Bukan cuma gaji mereka tidak dibayarkan oleh majikan, tak jarang pula korban trafficking harus menderita cacat pisik, hingga korban jiwa.

Dalam hal ini, AAPTIP dengan dukungan Polres Cirebon perlu mengambil peran strategis, dengan memberikan penyadaran kepada masyarakat Cirebon tentang pentingnya pemahaman akses perlindungan hukum baik sebelum maupun pasca keberangkatan TKI/TKW.

“TKI/TKW sudah waktunya mengerti tentang prosedural rekruitmen, serta hak dan kewajiban mereka, agar terhindar dari jeratan pelaku trafficking,” ujar Mr. Kevin.

Mengamini Mr. Kevin, Kapolres Cirebon melalui KBO Bimas Iptu I.N Sanjaya, mengungkapkan keprihatinannya karena banyaknya kasus trafficking yang tak jarang menimbulkan korban jiwa, akan tetapi sangat sedikit dari kasus yang muncul diselesaikan lewat jalur hukum. Kebanyakan cukup diselesaikan melalui upaya kekeluargaan antara keluarga korban dengan pihak PJTKI, yang justru merupakan bagian dari rantai trafficking.

“Melalui Sosialisasi TPPO ini, pihaknya menghimbau agar persoalan trafficking diselesaikan melalui jalur hukum yang berlaku,” tambah Iptu I.N Sanjaya.

Di hadapan masyarakat Iptu I.N Sanjaya minta supaya mereka tidak perlu ragu apabila di lingkungannya menemukan korban trafficking, segera melaporkan kepada Polsek terdekat untuk segera ditindaklanjuti. /rohmat em humair

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed