oleh

35 Santri Rumah Tahfidz Al Jannah Diwisuda

Citrust.id – Setelah dinyatakan mampu menghafal 4 juz Al Quran, sebanyak 35 santri Rumah TahfidzAl Janah secara resmi diwisuda pada Sabtu (30/6) kemarin.

Untuk memastikannya, para santri diuji terlebih dulu oleh beberapa Muspida dan orang tua wali santri, sebelum dilakukan prosesi wisuda dengan diuji oleh toko ulama Kabupaten Indramayu.

Kepala Rumah Tahfidz Al Janah, Ustad Muhamad Amdad mengatakan, pada proses wisuda tersebut dilaksanakan uji hafalan terhadap para santri yang telah dinyatakan sudah mampu menghafal Juz 1, 2, 29, dan 30. Target hafalan tersebut ditempuh para santri selama satu tahun.

“Wisuda ini ada tes hafalannya untuk memastikan, dan acara ini diselenggarakan dalam rangka untuk memberikan kebahagiaan dan kebanggan, terutama motivasi bagi para santri untuk lebih antusias lagi dalam menghafal dan menggali isi kandungan Alquran,” paparnya, Senin (02/07).

Pihaknya berharap, para wali santri dapat lebih memotivasi anak-anaknya untuk menghafal, bahkan mencintai Alquran. Sehingga pendidikan keagamaan bagi generasi penerus, dapat memberikan manfaat dan bisa dipahami untuk diamalkan dalam kehidupan sehari-hari.

“Dukungan orang tua juga sangat penting. Tidak saja untuk menghafal, tapi memahami isi dan mengamalkannya,” jelasnya

Sementara, KH Masrukhin yang merupakan penguji hafalan alquran menyampaikan, uji hafalan tersebut menggunakan sistem sambung ayat. Langkah ini sebagai bagian dari upaya untuk meyakinkan kemampuan para santri yang diwisuda.

“Alhamdulillah anak-anak kita yang diwisuda ini sudah hafal alquran empat juz. Pembelajaran keagamaan ini harus dijadikan langkah prioritas bagi para orang tua dalam memberikan pendidikan dasar kepada anak-anaknya. Apalagi alquran merupakan pedoman dasar bagi umat Islam,” ungkapnya.

Sebagai bentuk apresiasi Rumah Tahfidz Al Jannah kepada para santri yang diwisuda, diberikan penghargaan berupa medali dan sertifikat. Penyerahannya secara simbolis diberikan oleh perwakilan dari Polres Indramayu dan Kodim 0616.

Selain itu, diserahkan juga santunan kepada anak-anak yatim sebagai bentuk perwujudan akhlak penghafal Al Quran yang tetap peduli terhadap sesama. /didi

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed